Aris Situmorang : Sesar Matano Tidak Bisa Dipandang Sebelah Matano, Kita Harus Siap

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Ekspedisi yang dilakukan Yayasan Skala Indonesia beberapa hari lalu yang melibatkan Ikatan Ahli Geologi Indonesia dan Badan Arkeologi Indonesia terkait Sesar Matano di Kabupaten Luwu Timur kembali mengingatkan DPRD Luwu Timur akan bencana yang mungkin akan timbul.

Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Aris Situmorang menanggapi hal tersebut sebagai hal yang patut diwaspadai.

“Sesar matano ini tidak bisa dipandang sebelah mata, kita harus bersiap,” kata Aris di Kantor DPRD Luwu Timur, Kamis (01/08/2019).

Dijelaskan lebih lanjut, kesiapannya adalah untuk mengambil sikap dengan azas sedia payung sebelum hujan akan lebih baik. Paling tidak, katanya, Pemda dapat melakukan mitigasi-mitigasi bencana karena bisa saja sewaktu-waktu bencana itu akan muncul.

“Jadi jalur-jalur evakuasi dan segala macam penyuluhan dan lain-lain. Diharapkan semua dalam keadaan siap,” ujar Aris.

Pemerintah diminta melibatkan semua stakeholder termasuk semua dinas agar dapat mengambil peran masing-masing sehingga apabila terjadi bencana, paling tidak masyarakat siap dan meminimalisir.

Dirinya menceritakan kejadian gempa palu, gempa jogja, dan lainnya, seharusnya mengingatkan bahwa bencana bisa datang kapan saja, dan lempeng bergerak terus. (tom/rhj)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser