NasDem Minta APBD 2027 Perkuat Ekonomi Desa dan Sektor Non-Tambang

Asdhar
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Luwu Timur meminta pemerintah daerah memanfaatkan APBD Tahun Anggaran 2027 untuk memperkuat ekonomi desa dan sektor non-tambang. Dorongan tersebut disampaikan di tengah kontraksi sektor pertambangan dan penggalian yang menjadi perhatian fraksi dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2027.

Pandangan itu disampaikan Iwan saat membacakan pemandangan umum Fraksi NasDem pada Rabu (21/10/2026). Fraksi menilai struktur ekonomi daerah perlu diperkuat agar tidak terlalu bergantung pada satu sektor.

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya pembenahan struktur ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada satu sektor. Ketika pertambangan terkoreksi, sektor non-tambang harus mampu menjadi penopang,” kata Iwan.

Kontraksi pertambangan jadi perhatian

Dalam paparan yang disampaikan, ekonomi Luwu Timur pada triwulan II 2026 tercatat tumbuh 0,50 persen. Namun, sektor pertambangan dan penggalian mengalami kontraksi sebesar 9,86 persen.

Pada periode yang sama, sejumlah sektor lain mencatat pertumbuhan. Sektor konstruksi tumbuh 24,86 persen, industri pengolahan 18,8 persen, perdagangan 6,75 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 3,10 persen.

Data tersebut menjadi salah satu konteks bagi Fraksi NasDem untuk mendorong penguatan sektor di luar pertambangan. Menurut pandangan fraksi, pengembangan sektor non-tambang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran agar perekonomian daerah memiliki penopang yang lebih beragam.

Meski demikian, angka pertumbuhan sektoral tersebut perlu dibaca sesuai periode dan ukuran statistik yang digunakan. Pertumbuhan suatu sektor tidak serta-merta menunjukkan besarnya kontribusi sektor itu terhadap keseluruhan ekonomi daerah.

Pandu Juara dan BUMDes jadi perhatian

Selain mendorong penguatan sektor non-tambang, Fraksi NasDem meminta APBD 2027 diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya memenuhi urusan administrasi pemerintahan.

Program Pandu Juara menjadi salah satu perhatian fraksi. Program tersebut diharapkan mendorong kemandirian ekonomi desa, mengembangkan komoditas unggulan lokal, dan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Fraksi NasDem juga meminta perhatian terhadap pembangunan jalan, fasilitas umum, dan rehabilitasi sekolah melalui perencanaan anggaran multiyears. Program 3 Kartu Sakti turut disebut sebagai program yang perlu tetap diperhatikan dalam penyusunan anggaran.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh keberlanjutan program strategis,” ujar Iwan.

Fraksi NasDem menyatakan siap melanjutkan pembahasan Ranperda APBD 2027 bersama pemerintah daerah. Fraksi berharap anggaran tersebut dapat mendukung penguatan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pandangan tersebut menjadi bagian dari masukan fraksi dalam proses pembahasan rancangan APBD. Usulan penguatan ekonomi desa dan sektor non-tambang masih perlu diterjemahkan ke dalam program, prioritas, dan alokasi anggaran yang dibahas bersama pemerintah daerah.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser