Pelatihan Ekspor di Luwu Timur Siapkan 47 Usaha untuk Pasar Global

Asdhar
2 Min Read
Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Luwu Timur, Aswan Azis, membuka pelatihan ekspor di Gedung Ontae Luwu, Sorowako (Sumber: dinaskominfo lutim)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Pada Selasa, 27 Oktober 2026, program pelatihan ekspor tiga hari yang digelar di Gedung Ontae Luwu, Sorowako, menyiapkan 47 pelaku usaha lokal dan 27 aparatur sipil negara (ASN) untuk menembus pasar internasional.

Acara dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Luwu Timur, Aswan Azis, yang mewakili Bupati, dan menandai pelaksanaan Pelatihan Bagaimana Memulai Ekspor (BME) serta Promosi Produk Ekspor (PPE) yang dirancang untuk mengintegrasikan kesiapan pelaku usaha dengan kapasitas aparatur daerah.

Peserta pelatihan terdiri dari 32 pengurus BUMDes/BUMDesma dan 15 UMKM yang dibina oleh PT Vale Indonesia Tbk, yang diberikan materi tentang penetapan harga ekspor, standar global, kemasan, dan strategi mencari pembeli asing.

Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Pelaku Usaha

Sejumlah 27 ASN dari Luwu Timur dan Luwu Utara juga dilatih dalam pemetaan pasar global, pemasaran digital, serta penyelenggaraan business matching, guna memperkuat peran mereka sebagai pendamping regulasi dan fasilitator ekspor.

Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Luwu Timur, Aswan Azis, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi konkret Program Unggulan Pemkab Luwu Timur “PANDU JUARA”, yang bertujuan mentransformasi komoditas mentah daerah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Pelaku usaha kita bekali teknis dasar masuk pasar global, sementara aparatur disiapkan menjadi pendamping dan fasilitator yang paham regulasi pasar tujuan. Kedua lini ini harus berjalan sejajar,” ujar Aswan.

Ia menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan ekosistem ekspor daerah yang solid. Saat pelaku usaha siap berproduksi dan aparatur peka melihat peluang internasional, di situlah komoditas unggulan Luwu Timur bisa benar-benar menembus pasar global.”

Pelatihan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang digelar oleh Kementerian Perdagangan RI dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Bapekomdag, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan PT Vale Indonesia Tbk, dengan target melahirkan eksportir baru dari BUMDes dan UMKM secara berkelanjutan.

Dengan fokus pada produk unggulan seperti lada, kakao, rumput laut, dan ikan bandeng, diharapkan para peserta dapat mengubah komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi yang kompetitif di pasar dunia.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser