Rusdi Layong Dorong Aspirasi Balantang Disusun Berdasarkan Skala Prioritas

Asdhar
3 Min Read
Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2025–2026 Anggota DPRD Luwu Timur Rusdi Layong di Desa Balantang, Kecamatan Malili
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Beragam kebutuhan pembangunan mencuat dalam Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2025–2026 Anggota DPRD Luwu Timur Rusdi Layong di Desa Balantang, Kecamatan Malili, Sabtu (15/8/2026). Mulai dari fasilitas keagamaan, sarana olahraga, penanganan banjir, hingga penguatan sektor perikanan dan tambak menjadi aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Bagi Rusdi, banyaknya usulan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak bisa lagi dipandang secara sektoral. Karena itu, ia menekankan pentingnya menyusun aspirasi berdasarkan skala prioritas agar kebutuhan yang paling mendesak dapat lebih mudah diperjuangkan dalam proses pembahasan anggaran.

“Semua aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini akan kami tampung dan kawal sesuai kewenangan. Kami juga akan mendorong koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Forum reses di Balantang dihadiri berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah desa, kelompok perempuan, pemuda, serta masyarakat pesisir. Kondisi tersebut menjadikan reses tidak hanya sebagai agenda menyerap aspirasi, tetapi juga ruang untuk memetakan kebutuhan pembangunan dari berbagai kelompok masyarakat.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi warga. Di sektor keagamaan, masyarakat mengusulkan penambahan fasilitas penunjang kegiatan Majelis Taklim. Sementara pemuda menyampaikan kebutuhan penerangan lapangan desa agar aktivitas olahraga dapat berlangsung pada malam hari.

Di sisi lain, masyarakat pesisir menyoroti kebutuhan penguatan sektor perikanan dan tambak, termasuk akses terhadap program pemerintah yang berkaitan dengan produktivitas usaha masyarakat.

Menurut Rusdi, seluruh usulan tersebut memiliki kepentingan yang sama pentingnya. Namun dalam kondisi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah perlu memiliki peta prioritas yang jelas agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menilai reses merupakan kesempatan penting untuk mendengar persoalan masyarakat secara langsung, sehingga DPRD dapat memahami kebutuhan riil di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.

Melalui dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat juga didorong menyampaikan usulan yang memiliki dampak luas bagi desa, baik terhadap pelayanan masyarakat, kegiatan sosial keagamaan, kepemudaan, maupun penguatan ekonomi lokal.

Rusdi berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, DPRD, dan perangkat daerah dapat terus diperkuat agar setiap aspirasi memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Bagi DPRD Luwu Timur, hasil reses tersebut akan menjadi salah satu bahan penting dalam menentukan prioritas pembangunan di wilayah Malili, khususnya Desa Balantang, sehingga usulan masyarakat tidak berhenti pada forum dialog, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang terukur.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser