Bupati Husler Lepas Jenazah Almarhuma Istri Anggota DPRD Luwu Timur

1 Min Read

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler memimpin langsung pelepasan jenazah Almarhuma Sitti Nooraeni Nasir, istri Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Mahading, dirumah kediaman orang tua almarhuma di Desa Lampenai Kecamatan Wotu, Minggu (31/05/2020).

Pelepasan jenazah juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Istri, dr. Ani Nurbani, Ketua DPRD, H. Amran Syam, Wakil Ketua DPRD, H. Muhammad Siddiq BM, Macoa Bawalipu, Aras Abdi To Baji Pua Sinri, beberapa anggota DPRD, Kepala OPD, dan Tokoh masyarakat Wotu.

“Mari sama-sama kita doakan almarhuma. Beliau orang yang sabar dan kuat menghadapi penyakitnya. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya. Jika ada sangkutan beliau semasa hidupnya, mohon segera disampaikan ke keluarga atau berkenan mengikhlaskan,” kata Husler.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap patuh pada anjuran Pemerintah berkaitan dengan wabah virus corona atau Covid-19. Menurut Bupati, kedisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak akan efektif memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Saya apresiasi dan terima kasih atas kesediaan masyarakat melakukan rapid tes dan tetap komitmen menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya masing-masing,” ungkapnya.

Usai disholatkan di masjid, Jenazah Almarhuma dibawa ke tempat Pemakaman Umum Kecamatan Wotu untuk dimakamkan. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.