Bupati Lutim Apresiasi Aksi Donor Darah TNI

1 Min Read

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan  kodim 1403/Sawerigading dalam rangka HUT TNI Ke 74 tahun 2019.

“Terima kasih kepada seluruh personil TNI-AD di Kabupaten Luwu Timur yang telah menyumbangkan darahnya dengan ikhlas kepada RSUD Ilagaligo, Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat kepada seluruh masyarakat,” kata Husler, saat menghadiri kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74 bertempat di Ruangan UTD RSUD I Lagaligo, Wotu, Rabu (02/10/2019).

Menurut Thoriq Husler, Donor Darah yang digelar Kodim 1403/Sawerigading merupakan kegiatan yang positif dan sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk kesehatan tapi juga kepada sesama sebagai implementasi nyata kepedulian mau mendonorkan darah kepada sesama manusia.

“Selamat dan sukses kepada TNI dalam menyambut HUT ke-74 TNI tahun 2019, mari kita dukung kegiatan ini secara bersama-sama agar berjalan dengan lancar. Semoga TNI kedepan semakin jaya dan sukses dalam tugas dan pengabdian terhadap Bangsa dan Negara,” tandas ketua PMI Luwu Timur ini.

Selain Bupati, hadir pula dalam kegiatan donor darah ini, Direktur RSUD I Lagaligo Wotu, dr. Benny, Kapten Inf. I Wayan Tagel, Danramil 14/Mangkutana, Kapten Inf. Dahlan, Danramil 16/Nuha, personel Koramil dan para Ibu Persit. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.