Bupati Luwu Timur Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

1 Min Read

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama TNI dan Polri memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara bendera di Halaman Kantor Bupati, Selasa (01/10/2019). Dalam upacara tersebut Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler sebagai Inspektur Upacara.

Upacara peringatan tahun ini mengambil tema, “Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”. Dalam kesempatan itu, Husler juga membacakan ikrar dihadapan peserta upacara.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini juga dimanfaatkan untuk menyerahkan Tanda Kenaikan Pangkat kepada tiga orang perwakilan ASN Lingkup Pemkab Luwu Timur. Ketiga ASN itu masing-masing Muh. Safaat Daeng Parreba dari pangkat lama Penata TK. I, III/d dengan pangkat baru Pembina, IV/a, kemudian Kasmawati dari pangkat lama Penata Muda TK I, III/b menjadi Penata, III/c dan Anita Pabebang dari pangkat lama Pengatur II/c menjadi Pengatur TK I, II/d.

Berdasarkan data dari BKPSDM Luwu Timur, tercatat rekapan kenaikan pangkat periode April 2019 sebanyak 434 ASN dan periode Oktober 2019 sebanyak 322 ASN dengan total keseluruhan periode April dan Oktober sebanyak 756 ASN. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.