Bupati Luwu Ucapkan Turut Berduka, Atas Meninggalnya Kadinkes

1 Min Read

LUWU -Bupati Luwu H Basmin Mattayang turut berduka cita atas meninggalnya Kepala Dinas Kesehatan dr Suharkim Sumar

Dari Makassar Bupati Basmin Mattayang menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah dr. Suharkimin Sumar, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu hari ini (2/6/2020).

Bupati Basmin yang dihubungi via telepon merasa kehilangan sosok birokrasi yang berintegritas di jajarannya

“Almarhum ini salah seorang kadis yang profesional bekerja melayani, beliau patut diteladani, meski dalam kondisi sakit mendera, pak dokter terus melakukan koordinasi dengan OPD terkait jika ada masalah yang timbul terkait pandemi yang terjadi akhir-akhir ini”.

Diketahui ramadhan lalu dr. Suharkimin Sumar terbaring di rumah sakit, saat itu Bupati Luwu menyempatkan membesuk almarhum.

“Terakhir waktu di rumah sakit saya tetap memberikan support untuk tetap tegar melawan penyakitnya”.

“Kita butuh birokrat seperti almarhum yang tulus bekerja, itulah salah satu pertimbangan kemarin saat mengumumkan hasil job fit pejabat eselon II, saya masih mau pak Dokter ini bekerja bersama-sama kita, tapi rupanya Allah berkehendak lain, sekarang kita hanya bisa mendoakan almarhum semoga seluruh kerja-kerjanya menjadi amal jariyah dan kita semua sebagai keluarga diberi ketabahan menghadapi ujian ini”tutup orang nomor satu di Luwu itu.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.