Belajar Bersama, Mengabdi Bersama: Kisah Bupati Luwu Utara dan Istri Meraih Gelar Insinyur

Asdhar
4 Min Read
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim dan istrinya, Misnawati Djemmang, resmi meraih gelar Insinyur sebagai bekal memperkuat pembangunan daerah. (Sumber: setda.luwuutarakab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Tangan mereka saling menggenggam saat melangkah menuju ruang penyumpahan Program Profesi Insinyur di Ballroom Unhas Hotel & Convention, Makassar, Minggu (21/6/2026). Langkah itu menyampaikan pesan sederhana, tetapi kuat. Belajar tidak berhenti ketika seseorang memimpin sebuah daerah.

Di tengah amanah memimpin Kabupaten Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim kembali duduk di bangku pendidikan. Ia menjalani Program Profesi Insinyur bersama sang istri, Misnawati Djemmang. Setelah menuntaskan seluruh tahapan pendidikan, pasangan tersebut resmi meraih gelar Insinyur Profesional Pratama.

Momen itu bukan sekadar pencapaian akademik. Andi Rahim dan Misnawati memilih menambah kompetensi sebagai bekal untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Pemimpin Juga Harus Terus Belajar

Tidak sedikit orang menganggap proses belajar selesai ketika karier telah mapan. Andi Rahim justru menunjukkan hal yang berbeda. Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, ia tetap melanjutkan pendidikan profesi hingga tuntas.

Perjalanan itu semakin menarik karena Misnawati menempuh proses yang sama. Keduanya berdiri berdampingan, saling menggenggam tangan, lalu mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi yang sama.

Ketua Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK Unhas), Muhammad Sapri Pamulu, mengingatkan bahwa setiap lulusan Program Profesi Insinyur memikul tanggung jawab besar setelah mengucapkan sumpah profesi.

“Selamat kepada seluruh insinyur baru Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang hari ini resmi mengucapkan sumpah profesi. Gelar insinyur bukan hanya simbol kompetensi, tetapi juga amanah untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan bangsa,” ujarnya.

Sapri menilai sumpah profesi menjadi awal tanggung jawab baru. Karena itu, setiap insinyur perlu menjaga integritas sekaligus menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui keahlian yang mereka miliki.

Ilmu Teknik untuk Membangun Luwu Utara

Bagi Andi Rahim, gelar Insinyur bukan tujuan akhir. Ia ingin memanfaatkan ilmu teknik sebagai landasan dalam memperkuat kualitas pembangunan di Luwu Utara.

Usai prosesi penyumpahan, Andi Rahim menjelaskan bahwa tema “Insinyur Berintegritas, Berkarya untuk Negeri” sejalan dengan komitmennya membangun daerah.

“Sebagaimana tema yang diusung yaitu Insinyur Berintegritas, Berkarya untuk Negeri, ilmu teknik akan kami gunakan untuk memastikan setiap kebijakan infrastruktur di Luwu Utara lebih tepat guna, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Misnawati juga menyampaikan komitmen yang sama. Ia berharap pendidikan profesi mampu memperkuat kontribusi terhadap berbagai program strategis pemerintah daerah.

“Program Profesi Insinyur diharapkan meneguhkan komitmen profesional kita dalam mengabdikan ilmu dan keahlian untuk mendukung program strategis bagi kemajuan bangsa khususnya Kabupaten Luwu Utara,” katanya.

Komitmen pasangan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan profesi bukan sekadar menambah gelar. Mereka ingin membawa ilmu dan pengalaman akademik ke dalam setiap program pembangunan yang mereka jalankan.

Belajar Bersama, Mengabdi Bersama

Prosesi penyumpahan telah berakhir. Namun, semangat belajar pasangan itu belum berhenti.

Masyarakat Luwu Utara tentu tidak hanya melihat tambahan gelar akademik. Mereka juga berharap ilmu yang Andi Rahim dan Misnawati kuasai mampu memperkuat kualitas pembangunan, mulai dari perencanaan yang lebih matang hingga kebijakan yang semakin memberi manfaat bagi masyarakat.

Pada akhirnya, kisah Andi Abdullah Rahim dan Misnawati Djemmang mengingatkan bahwa belajar tidak mengenal usia maupun jabatan. Ketika seorang pemimpin terus belajar, ia sedang memperkuat kapasitas dirinya. Pada saat yang sama, ia juga menyiapkan bekal untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser