Cegah Perundungan, Polres Palopo Ajak Siswa Berani Melapor

Asdhar
2 Min Read
KBO Sat Binmas Polres Palopo, Ipda Abd. Rahman, memberikan penyuluhan tentang pencegahan perundungan kepada siswa SMP Negeri 3 Palopo melalui program Police Goes to School (Sumber: TBN Palopo)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Polres Palopo mengajak siswa SMP Negeri 3 Palopo berani melaporkan tindakan perundungan yang mereka alami atau saksikan melalui kegiatan edukasi Police Goes to School, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang digelar Satuan Binmas Polres Palopo itu dimulai pukul 09.30 WITA. Penyuluhan dipimpin KBO Sat Binmas Polres Palopo, Ipda Abd. Rahman, dengan fokus pada pencegahan perundungan dan pembentukan karakter positif pelajar.

Di hadapan siswa dan tenaga pengajar, Rahman menjelaskan bahwa perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Tindakan tersebut meliputi ejekan verbal, kekerasan fisik, pengucilan sosial, hingga perundungan melalui media digital atau cyberbullying.

Ia mengingatkan bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan oleh sebagian orang dapat menimbulkan dampak serius bagi orang yang mengalaminya.

“Aksi perundungan, sekecil apa pun itu, bukan sekadar candaan. Dampak psikologisnya sangat berat bagi korban, mulai dari penurunan kepercayaan diri, trauma berkepanjangan, hingga terganggunya prestasi belajar di sekolah,” tegas Rahman.

Selain menjelaskan dampak psikologis, jajaran Sat Binmas juga memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum dan sanksi yang dapat dikenakan terhadap pelaku perundungan.

Siswa Diminta Berani Melapor

Polres Palopo mendorong siswa agar tidak diam ketika mengalami atau menyaksikan perundungan di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.

Rahman mengimbau pelajar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau aparat kepolisian. Langkah ini diharapkan membantu agar tindakan perundungan dapat diketahui dan ditangani oleh pihak yang berwenang.

Ia juga mengajak para siswa membangun hubungan yang saling menghargai, menumbuhkan empati, dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengajak anak-anakku sekalian untuk saling menghargai perbedaan, menumbuhkan rasa empati, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, maupun penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Melalui program Police Goes to School, Polres Palopo berharap edukasi mengenai perundungan dan kenakalan remaja dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dengan pemahaman mengenai bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya melapor, para siswa diharapkan dapat ikut menjaga lingkungan belajar agar terbebas dari tindakan yang mengganggu keselamatan dan kenyamanan sesama pelajar.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser