Ketua TP-PKK Luwu Tekankan Penguatan Posyandu dan Integrasi Layanan Primer

Asdhar
2 Min Read
Kurniah Patahudding memimpin pembukaan Evaluasi Pokjanal Posyandu di Hotel Velue Palopo (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, membuka kegiatan Evaluasi Pokjanal Posyandu di Hotel Velue Palopo, Senin 12 Oktober 2026, sambil menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor serta integrasi layanan primer.

Kurniah mengimbau pemerintah desa dan kecamatan agar aktif memantau pelaksanaan Posyandu, terutama imunisasi, dengan harapan kehadiran mereka dapat memotivasi masyarakat dan kader. “Saya berharap setiap kegiatan Posyandu, terutama imunisasi, dapat dipantau oleh pemerintah desa atau kecamatan. Kehadiran kita di tengah masyarakat merupakan bentuk perhatian dan motivasi bagi masyarakat serta para kader,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sarana, prasarana, kapasitas sumber daya manusia, serta administrasi pencatatan Posyandu. Kurniah meminta kader mencatat kendala dan aspirasi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, sosial, dan lainnya, agar dapat diserahkan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.

Koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten harus berjalan efektif agar permasalahan di lapangan dapat segera diketahui dan diselesaikan. Kurniah menambahkan bahwa integrasi layanan Posyandu, Pustu, dan Puskesmas perlu ditingkatkan, sehingga Posyandu dapat memberikan layanan rutin berbasis siklus hidup dan melakukan kunjungan rumah untuk memperluas akses masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Rosnawary Basir, menyatakan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa transformasi layanan primer menuntut Posyandu tidak hanya melayani kebutuhan kesehatan dasar, tetapi juga mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). “Penerapan enam SPM belum berjalan secara menyeluruh di seluruh Posyandu. Diperlukan peningkatan koordinasi dan kapasitas petugas serta kader agar pelaksanaan pelayanan semakin optimal,” kata Rosnawary.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Nila Sari Dhevy Bijak, dan jajaran terkait. Melalui evaluasi ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat, sehingga upaya penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta pemantauan kesehatan ibu dan anak dapat tercapai lebih cepat dan tepat sasaran.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser