Cek Penanganan Covid-19, Bupati sambut Kunker Kapolda Sulsel di Luwu Timur

2 Min Read

LUTIM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol. Guntur Laupe didampingi Kabid Propam, Kombes Pol. H. Agoeng Adi Koerniawan, Kabid Humas, Kombes Ibrahim Tompo serta Dirlantas, Kombes Pol Frans Sentoe melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Luwu Timur, Kamis (14/05/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda diterima langsung oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko bersama Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, Ketua DPRD, H. Amran Syam serta Ketua Pengadilan Negeri Malili, Khairul di Mapolres Luwu Timur.

Kunjungan beliau dalam rangka meninjau sejumlah Pos check point ops ketupat dan mengecek perkembangan kondisi Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Thoriq Husler memaparkan kondisi terkini situasi keamanan dan perkembangan penanganan penyebaran covid-19 di wilayah Luwu Timur.

Dia mengatakan, pada umumnya sinergitas yang terbangun antara kepolisian, TNI, dan Pemerintah daerah dalam penanganan covid-19 sudah sangat baik.

Dalam kunjungannya kali ini, selain untuk melihat langsung kesiapan penggelaran Ops Ketupat 2020, Kapolda sulsel juga meninjau Pos Covid-19 yang berada di batas kabupaten di Kecamatan Burau dan menyerahkan secara simbolis kepada petugas pos cek poin bantuan APD alat pelindung diri, lampu pengatur lalu lintas dan senter guna menunjang kinerja petugas di lapangan.

Sebelum ke Luwu Timur, Kapolda dan rombongan juga telah melakukan kunjungan ke Polres Pinrang, Enrekang, Toraja, Toraja Utara serta Palopo. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.