Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dewan Minta Penjelasan Pemda Terkait Pemilihan Bogor sebagai Lokus Kunker Ranperda KLA
DPRD Luwu Timur

Dewan Minta Penjelasan Pemda Terkait Pemilihan Bogor sebagai Lokus Kunker Ranperda KLA

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
23 April 2024
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Sebuah pertemuan penting di Ruang Aspirasi DPRD Luwu Timur, Selasa (23/04/2024), dimana salah satu Anggota DPRD Lutim, Sarkawi A. Hamid menyoroti pemilihan Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat sebagai lokus Kunjungan Kerja (kunker) atau studi tiru untuk menyusun Ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA).

Sarkawi menyampaikan keinginannya untuk memahami alasan Pemkab Luwu Timur dalam hal ini Gugus Tugas KLA dalam memilih Kota Bogor sebagai tempat studi tiru untuk Ranperda KLA.

Mereka menyoroti aspek-aspek tertentu seperti kesesuaian konteks dan relevansi kebijakan yang ada di Kota Bogor dengan kondisi dan kebutuhan anak-anak di Kabupaten Luwu Timur.

Baca Juga

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat
Anggota DPRD Lutim Ini Apresiasi Pengurangan Jam Kerja Guru dan ASN

Beliau meminta Gugus Tugas KLA Lutim yang sudah melakukan kunjungan ke Kota Bogor yang ada nilai plusnya, agar memberikan perbandingannya seperti apa gambarannya supaya pihaknya betul-betul yakin bahwa Perda nya itu minimal bisa diadopsi sampai 70% untuk dimasukkan didalam Perda KLA Lutim.

“Karena disana Kota, sementara pembicaraan kita bahwa kita harus lihat karakteristik kabupaten bukan kota, karena beda kabupaten dan kota, perbedaannya ialah kota ruang lingkupnya sangat kecil dan cenderung masyarakatnya sudah maju atau modern,” ujarnya.

Sementara kabupaten, kata Sarkawi, luas wilayahnya, dari ibu kota ke kabupaten keterjangkauannya sangat jauh, sehingga karakteristik masyarakat di satu desa didalam suatu kabupaten berbeda dengan masyarakat Lurah yang ada di Kota.

“Apa yang mendasari sodara sehingga menempatkan studi tiru KLA di Bogor, sementara ada karakteristik kabupaten yang memang pantas kita lihat. Sehingga semua yang ke Bogor kemarin agar menjelaskan nilai plusnya dibanding kabupaten lain,” imbuhnya.

Selain luas wilayahnya kota dan kabupaten beda, juga terkait penilaian Nindya di Kabupaten Kota Layak Anak, berbeda dengan klasifikasi antara Kota dan Kabupaten, ada kriteria sendirinya. “Dan ini saya mau minta penjelasannya,” tegas Sarkawi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Kesetaraan Gender Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3A Kabupaten Luwu Timur, Masrura menjelaskan, terkait masalah lokus, sebelumnya telah dilaksanakan voting digrup dan disepakati untuk ke Bogor, namun sebelumnya pihaknya juga sudah mengusulkan 3 lokus yakni Bandung Barat, Bandung dan Bogor.

Untuk Kabupaten Bandung, lanjut Masrura, memang telah mendapatkan Perda KLA, namun untuk penilaian KLA nya di tahun 2023 masih dibawah Luwu Timur, sehingga dari 3 voting daerah yang disepakati, kami menyetujui Kota Bogor.

“Pemilihan Kota Bogor, disamping karena kesepakatan bersama, juga setelah melihat Bogor ternyata Perda yang digunakan adalah Tahun 2017 dan indikator yang digunakan adalah indikator yang sangat baru yakni 24 indikator,” tegas Masrura menjelaskan.

Sekedar diketahui, diskusi ini menjadi momentum bagi DPRD Luwu Timur dan Pemkab Luwu Timur untuk berkolaborasi lebih lanjut dalam menyusun Ranperda KLA yang berkualitas dan berdampak positif bagi anak-anak di Luwu Timur.

Melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif, diharapkan pembahasan Ranperda KLA dapat dilakukan secara efektif dan efisien untuk kebaikan bersama. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kesbangpol Lutim Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini ke Pelajar
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil
DPRD Luwu Timur Temukan Ketidaksesuaian Harga Sawit di Tingkat Petani
DPRD Luwu Timur Nilai Distribusi Pupuk Subsidi Bantu Kebangkitan Usaha Tambak Rakyat
Bupati Serahkan Ranperda Penyertaan Modal Perumdam Waemami ke DPRD Luwu Timur
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pasca Kunker di Bogor, Pansus DPRD dan Pemkab Lutim Rapat Membahas Ranperda KLA
Next Article Roadshow Budaya Akan Meriahkan Peringatan HUT ke-21 Luwu Timur
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Mahasiswa Desak DPRD Buka Dugaan Kejanggalan Proyek Islamic Center Malili

13 April 2026
Ekonomi

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

10 Desember 2025
Politik

Sekretariat DPRD Luwu Timur Paparkan Mekanisme PAW dalam FGD KPU Lutim

10 Desember 2025
Politik

DPRD Luwu Timur Jadwalkan Reses Perseorangan 13–15 Desember

10 Desember 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?