Disdukcapil Lutim Ngabuburit Sambil Layani Warga

Asdhar
2 Min Read

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Timur mengemas pelayanan administrasi kependudukan dengan cara yang tidak biasa, yakni dengan kegiatan bertajuk “Ngabuburit Bareng Disdukcapil”.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, Petugas dari Disdukcapil melakukan pelayanan bagi warga yang akan mengurus administrasi kependudukan. Kegiatan ini telah digelar pada dua Kecamatan, yakni Kecamatan Towuti dilaksanakan di Lapangan Sirio-Rio pada Sabtu 25 Mei 2019 dan Kecamatan Tomoni di Lapangan Kecamatan, Minggu 26 Mei 2019 lalu.

“Kegiatan ini dilaksanakan khusus untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Tomoni dan Kecamatan Towuti yang dimulai pada pukul 14.00 sampai waktu menjelang berbuka puasa,” ujar Kepala Seksi Pendataan Penduduk, Ahmad Alauddin, sekaligus Ketua Tim, Rabu (28/05/2019).

Menurut Ahmad Alauddin, tujuan kegiatan ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dalam bulan suci ramadhan. Selain itu, juga untuk mempermudah masyarakat yang akan mudik lebaran untuk dapat memiliki KTP-el yang sangat dibutuhkan bagi pemudik yang akan menggunakan Pesawat dan Kapal Laut.

“Dalam 2 hari, Disdukcapil Kabupaten Luwu Timur telah menerbitkan KTP sebanyak 185, KK 130, dan Akta Kelahiran 65,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ahmad berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2020 mendatang sudah memiliki Akta Kelahiran dan kepada masyarakat yang telah menginjak usia 17 tahun sudah melakukan perekaman e-KTP. (ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.