Diundang Liputan, Eh Jurnalis Justru Diusir

Asdhar
1 Min Read

Sejumlah jurnalis di Kabupaten Luwu Utara mengalami kejadian tidak mengenakkan saat meliput kegiatan Ekspose rencana pembangunan perumahan karyawan PT Parma Darma Global Sawit (PDGS) yang dilaksanakan di Warkop Bandara Masamba, oleh pihak PT PDGS yang bekerjasama dengan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP-PM) Luwu Utara.

Saat akan melakukan wawancara dengan pihak PT PDGS, tiba-tiba dihalangi oleh Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal BPPTSP-PM Luwu Utara, Andi Amirasari.
“Untuk apa ini, siapa yang undang kalian datang ke sini,” ujar Amirasari dengan wajah yang tampak marah.
Para jurnalis pun mencoba menanyakan amksud amarah Amira tersebut, sayangnya yang bersangkutan langsung pergi dan menaiki mobilnya.
Tidak diketahui pasti, apa penyebab amarah Amirasari tersebut, pasalnya kedatangan para jurnalis untuk meliput kegiatan itu juga karena atas undangan dari pihak BPPTSP-PM sendiri.
Amirasari yang coba dihubungi handphonenya untuk diklarifikasi terkait amarahnya itu, juga tidak berhasil dihubungi. Nomor handphonenya dalam kondisi tidak aktif.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.