Peduli Banjir Palopo, Ome dan Markus Nari Tinjau Bantaran Sungai

2 Min Read

Kondisi bencana Alam Banjir yang rutin melanda Kota Palopo setiap tahunnya saat musim penghujan tiba, mendapat perhatian khusus dari Wakil Walikota Palopo Akhmad Syarifuddin dan Anggota DPR RI Markus Nari, Rabu (17/7/13).

Pada kesempatan, Ome sapaan Akrab Wakil Walikota Palopo, bersama Markus Nari mengunjungi beberapa titik bantaran sungai ammasangan yang selalu menjadi penyebab meluapnya air kepemukiman.

Didampingi Kepala Bidang PSDA Pemkot Palopo, Darsan Dappi, Ome dan Markus Nari menyisir pemukiman penduduk dan bantaran sungai ammasangan yang memang sudah mengalami kerusakan di beberapa titik pasca banjir yang menerjang Kota Palopo beberapa waktu lalu.

Menurut Ome, pada saat banjir melanda kota palopo sehari usai pelantikan dirinya, langsung meninjau beberapa wilayah yang terendam, termasuk beberapa penyebab meluapnya air sungai kepemukiman. Dari pantauan tersebut, memang ada beberapa titik bantaran sungai yang harus segera dibenahi.

Markus Nari, yang merupakan Anggota DPR RI, Dapil 3 Sulsel, pada kunjungan itu, berjanji akan memperhatikan dan memperjuangkan untuk segera dilakukan pembenahan terhadap kondisi Kota Palopo saat ini terkait banjir yang meresahkan masyarakat Kota Palopo disaat musim penghujan tiba. Dan pada kesempatan itu juga dirinya Menurunkan Bantuan Bronjong sebagai tambahan bantuan bronjong dari balai besar.

Sementara itu, Darsan Dappi, pada saat mendampingi, Ome dan Markus Nari, menjelaskan bahwa kondisi saat banjir saat ini memang menjadi persoalan besar untuk wilayah Kota Palopo. Saat ini dinasnya sudah melakukan komunikasi dengan balai besar, yang akan menurunkan bantuan brojong sebagai langkah awal mengantisipasi luapan air sungai.

” beberapa hal yang menjadi kendala adalah kondisi sungai yang mengalami pendangkalan akibat material banjir, belum lagi adanya penyempitan wilayah sungai dan beberapa tanggul sungai yang jebol, namun dalam waktu dekat akan segera dilakukan pembenahan,” tutupnya.(*)

Haris Abdullah

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.