Harga di Palopo Naik Lebih Lambat Dibanding Rata-rata Sulsel

Asdhar
3 Min Read
PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI, JUNI 2026 (Sumber: BRS No. 11/07/7373/Th. XI, 01 Juli 2026)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Harga barang dan jasa di Kota Palopo masih mengalami kenaikan sepanjang Juni 2026. Namun, lajunya lebih lambat dibanding rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) Kota Palopo sebesar 2,74 persen, sedangkan inflasi Sulawesi Selatan mencapai 3,24 persen.

Data tersebut menunjukkan tekanan harga di Palopo masih relatif terkendali dibanding rata-rata delapan kabupaten/kota yang menjadi acuan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulawesi Selatan. Meski demikian, sejumlah kelompok pengeluaran tetap mengalami kenaikan harga yang memengaruhi pengeluaran masyarakat sehari-hari.

Kepala BPS Kota Palopo, Ahmad Gunawan, dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Juni 2026 menjelaskan bahwa inflasi tahunan terjadi karena meningkatnya harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau, pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, transportasi, penyediaan makanan dan minuman atau restoran, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Makanan dan Restoran Jadi Penyumbang Utama

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Palopo, kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi tahunan sebesar 2,92 persen dan menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi dengan andil 1,04 persen. Kenaikan harga pada kelompok ini dipengaruhi sejumlah komoditas seperti tomat, ikan bandeng, bawang merah, minyak goreng, beras, daging ayam ras, dan tempe.

Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mencatat inflasi sebesar 4,69 persen dengan andil 0,52 persen. Sementara kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi paling tinggi, yakni 7,96 persen, meski kontribusinya terhadap inflasi keseluruhan sebesar 0,50 persen.

BPS juga mencatat inflasi bulanan (month to month/mtm) Kota Palopo pada Juni 2026 sebesar 0,45 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year to date/ytd) mencapai 1,94 persen.

Jika dibandingkan daerah lain di Sulawesi Selatan, inflasi tahunan Palopo masih berada di bawah rata-rata provinsi. Dalam periode yang sama, Kabupaten Luwu Timur mencatat inflasi tertinggi sebesar 4,32 persen, sedangkan Kota Parepare dan Kabupaten Bulukumba menjadi daerah dengan inflasi terendah, masing-masing 2,57 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan kenaikan harga di Palopo masih relatif terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah tetap perlu menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan paling besar memengaruhi inflasi.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser