Hatta: Miras Sebagai Biang Pemicu Konflik

1 Min Read

Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma menilai peredaran minuman keras (miras) sebagai biang pemicu pecahnya sebuah konflik di daerah. Oleh karena itu katanya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Timur memberikan apresiasi kepada Kapolres Luwu Timur dalam kegiatan pemusnahan minuman keras yang berlangsung di halaman Mapolres Lutim, pagi tadi.

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada Kapolres dengan upaya dalam menertibkan ribuan miras dan selanjutnya dimusnahkan,” ungkap Hatta.

Hatta melanjutkan pemusnahan yang dilakukan dihalaman Mapolres Luwu Timur adalah momen tepat disebabkan karena bertepatan dengan momen bulan suci ramadhan.

“Saya rasa pemusnahan ini sangat strategis dilakukan karena memasuki momen bulan suci ramadhan dan ini adalah satu tindakan nyata dan semua ini tidak bisa terlaksana jika tidak ada dukungan dari polres dan masyarakat,” ungkap Hatta.

Alpian Alwi

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.