Husler Apresiasi Kegiatan Tabligh Akbar Luwu Timur Berhijrah

2 Min Read

LUTIM – Sahabat Hijrah Sorowako menggelar kegiatan Tabligh Akbar Luwu Timur Berhijrah dengan tema “Jemput Berkah Dengan Hijrah”. Kegiatan itu dihadiri Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler yang di pusatkan di Lapangan Karebosi Sorowako Kecamatan Nuha, Jumat (14/02/2020).

Kegiatan itu dipadati ribuan masyarakat Luwu Timur dari berbagai kecamatan yang diawali sholat berjamaah Magrib dan Isya. Kemudian dilanjutkan mendengar kisah “Hijrah Story” oleh Daeng Uki kemudian ceramah agama oleh Ust. Das’ad Latief dan Ust. Muh. Fakhrurrazi Anshar.

“Istilah hijrah disandarkan pada peristiwa hijrah-nya Rasulullah dari Mekkah ke Madinah. Dalam hal ini, hijrah tidak hanya dimaknai berpindah secara fisik semata tapi hijrah itu lebih bermakna perubahan dalam diri setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” kata Husler.

“Atas nama Pemerintah dan segenap masyarakat Luwu Timur, saya memberikan apresiasi dan sangat mendukung program Luwu Timur Berhiirah sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan masyarakat dari segi mental dan spiritual. pembangunan mental spiritual ditujukan dan untuk mewujudkan pribadi yang berkarakter, berkepribadian luhur dan Islami,” tambahnya.

Dalam konteks pembangunan, kata Husler, momentum hijrah harus dimaknai dengan mengevaluasi kembali program-program pembangunan yang telah dilakukan dan menyusun perencanaan dan program yang lebih berkualitas agar program yang dijalankan memiliki daya dorong tinggi bagi kesejahteraan masyarakat.

Tabligh Akbar ini juga dihadiri Ketua DPRD, H. Amran Syam, Ketua FKUB Luwu Timur, H. Ardias Bara, Ketua PKK, Hj. Puspawati, dan beberapa Kepala OPD Pemkab Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.