Husler Hadiri RUPS LB PT. Bank Sulselbar

1 Min Read

LUTIM – Sebagai salah satu Kabupaten yang memiliki dan pemegang saham di PT. Bank Sulselbar sesuai dengan Anggaran Dasar PT. Bank Sulselbar, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS -LB) Tahun 2020 PT. Bank Sulselbar di Jasmine Ballroom, Claro Hotel, Makassar, Jum’at (17/01/2020).

Saat dikonfimasi usai mengikuti RUPS tersebut, Bupati Thoriq Husler mengatakan, dalam RUPS tadi, ada beberapa agenda yang dibahas, diantaranya Pengangkatan dan Penetapan saudara Abdul Hayat selaku Komisaris Utama PT. Bank Sulselbar periode 2020 -2024.

Agenda lainnya, kata Husler, RUPS LB ini juga membahas perpanjangan masa jabatan Direktur Pemasaran dan Syariah PT. Bank Sulselbar sampai dengan adanya direktur baru atau yang defenitif.

“Selain kedua agenda tersebut, pada RUPS – LB 2020 juga dilakukan Penyampaian Pemberhentian Masa Jabatan saudara Ellong Chandra selaku Komisaris Utama Independen PT. Bank Sulselbar,” ujar Bupati saat keluar meninggalkan ruangan.

Selain Bupati Luwu Timur, Kegiatan yang dibuka Gubernur Sulawesi Selatan, H. Muhammad Nurdin Abdullah selaku pengendali saham PT. Bank Sulsebar juga dihadiri jajaran direksi PT. Bank Sulselbar serta seluruh Bupati dan Walikota se Sulselbar. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.