Husler Lepas Pawai Takbir Keliling

2 Min Read

Walau diguyur hujan, iring-iringan mobil takbir keliling yang dipadati kendaraan roda empat dan dihiasi berbagai macam ornamen dan kaligrafi yang berlambangkan Islam tetap antusias mengikuti takbiran.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, melepas Pawai Takbir keliling Kota Malili yang diikuti puluhan kendaraan roda empat yang menyambut Hari Raya Idul Adha 1439 H. di Puncak Indah depan Lapangan Merdeka, Selasa (21/08/2018) malam.

Tampak hadir Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, Pabung, Suparman, Sekertaris Daerah, H. Bahri Suli, Kepala OPD.

Pawai takbir yang mengambil rute mengelilingi kota Malili ini diikuti puluhan kendaraan roda empat.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh peserta pawai takbiran untuk menjaga ketertiban berlalu lintas dan menghormati pengguna jalan raya lainnya. “Jaga ketertiban, tetap utamakan keselamatan, perayaan datangnya Idul Adha sebaiknya dilakukan dengan tetap menaati peraturan yang ada,” kata Husler saat memberikan sambutan.

Dikesempatan itu juga, Bupati Luwu Timur mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H, mohon maaf lahir dan batin. “Saya selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan seluruh Forkopimda Luwu Timur, mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1439 Hijriah. Dan selamat menjalankan ibadah kurban,” ucap Thorig Husler, sebelum pelepasan pawai takbir.

Momentum Idul Adha ini, lanjut Bupati, agar umat Islam semakin meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan kepada Allah SWT, sebagai wujud syukur atas karunia yang dilimpahkannya kepada semua makhluk di bumi.

“Maka sepantasnyalah pada malam ini, tepatnya pada tanggal 10 Zulhijjah 1439 Hijriah, kita terus mengumandangkan takbir, tasbih dan tahmid,” kata Bupati Thorig Husler.

Untuk itu, pada pelaksanaan pawai takbiran Idul Adha 1439 Hijriah yang dilaksanakan pada malam Idul Adha tersebut, lanjut Husler, merupakan upaya umat Islam untuk mensyiarkan nilai-nilai Islam. Melalui pawai takbiran Idul Adha ini, hendaknya mampu menumbuhkan nilai-nilai ukhuwah Islamiah dan silaturrahmi.

“Oleh karena itu, mari kita laksanakan takbiran ini dengan penuh khusyuk, menyuarakan takbir tahlil dan tahmid,” ungkap orang nomor satu Luwu Timur ini sekaligus melepas peserta pawai takbiran tersebut.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.