Husler Apresiasi Gerakan Sosial Komunitas Sijum Tomoni

2 Min Read

Keluarga besar Komunitas Nasi Jumat (Sijum) Luwu Timur melaksanakan kegiatan halal bihalal. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler, didampingi Anggota DPRD, Rully Heriawan dan Sekretaris Camat Tomoni, Alpian, yang dipusatkan di Sekretariat Sijum Tomoni, Selasa (13/08/2019).

Komunitas Sijum ini terdiri dari para ibu-ibu di Kecamatan Tomoni yang telah memprakarsai untuk berbagi sedekah nasi dengan sesama setiap hari Jumat. Disisi lain juga dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi masjid, selain sebagai tempat beribadah juga tempat menebar kebaikan.

Poin hadist tentang memberi makan orang kelaparan itu cukup menjadi inspirasi bagi Komunitas Nasi Jumat (Sijum) untuk selalu beraksi. Komunitas Sijum adalah salah satu komunitas yang bergerak di bidang sosial. Setiap Jumat dan hari besar tertentu, Sijum membagikan makanan gratis untuk warga.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler saat menghadiri halal bihalal komunitas Sijum tersebut mengaku sangat mengapresiasi gerakan sosial tersebut. Menurut Bupati, aksi sosial ini tentu mengajarkan setiap orang utamanya umat Islam untuk ikut peduli dan berbagi dengan sesama.

“Kegiatan Sijum ini sangat inspiratif. Semoga komunitas ini tidak hanya ada di wilayah Tomoni tapi bisa juga tumbuh diseluruh Kecamatan di Luwu Timur,” jelas Husler.

Ia menambahkan bahwa, sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan akan terus bertambah jika disyukuri. Acara halal bihalal ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler kepada komunitas Sijum Tomoni. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.