Husler Serahkan Klaim Asuransi Prudential Sebesar Rp. 1 M

2 Min Read

Warga Desa Lagelo Kecamatan Burau, Rozali, menerima klaim asuransi Prudential sebesar Rp. 1.076.149.763. Dana asuransi ini diterima Rozali atas keikutsertaan istrinya sebagai pengguna jasa asuransi Prudential yang belum lama ini telah meninggal dunia.

Penyerahan premi asuransi Prudential ini diserahkan langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, didampingi Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, kepada Rozali yang merupakan karyawan PTPN XIV aktif di saksikan Firman Udding, selaku Assosiate Agency Director Prudential di Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Rabu (13/02/2019) sore.

Firman Udding mengatakan, dari total Rp. 1 miliar lebih yang diterima Rozali, sekitar 60 persennya dikembalikan ke asuransi Prudential untuk menyiapkan program pendidikan bagi ke tiga anak Rozali.

Ia melanjutkan, program asuransi Prudential memang merupakan salah satu asuransi terbaik dan terpercaya. Program ini merupakan program perlindungan untuk keluarga. “Bilamana ada peserta yang meninggal dunia, klaimnya bisa segera diproses dan dana tersebut bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Luwu Timur, kata Firman, pengguna jasa asuransi Prudential banyak dari warga Kecamatan Towuti dan Nuha, serta sebagian besar merupakan karyawan PT. Vale Indonesia dan para Petani Lada.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler usai menyerahkan klaim asuransi tersebut mengatakan, dana klaim asuransi yang cukup besar ini tentu memberikan manfaat langsung bagi keluarga pak Rozali yang ditinggalkan.

“Harapan saya, kebutuhan anak-anak almarhuma bisa terpenuhi,” jelasnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan program asuransi yang banyak beredar di kalangan masyarakat. Namun harus tetap berhati-hati dalam memilih asuransi yang baik dan terpercaya.

“Prudential ini salah satu asuransi terpercaya,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.