Imbas Medsos Dibatasi, Pedagang Online Merugi Puluhan Juta

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

PALOPO– Imbas dari pembatasan media Sosial oleh Pemerintah, sejumlah pelaku usaha berbasis online, mengaku merugi, hingga puluhan juta rupiah.

Seperti yang dialami Riska Baranti, warga Jl Merdeka, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sudah hampir sepekan barang dagangannya tidak laku terjual. Sebabnya, transaksi jual-beli yang biasa dilakukan melalui media sosial facebook dan whatsapp, sudah tidak bisa dilakukan.

“Pelangganku dari berbagai daerah di Indonesia, pasca pembatasan medsos, kami kesulitan untuk bertransaksi melalui facebook dan whatsapp,” kata Riska Baranti, Sabtu 25 Mei.

Akibat tidak dapat berjualan via online, Riska mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah. Padahal sebelum adanya pembatasan media sosial, Riska meraup untung hingga puluhan juta dalam waktu tiga hari berjualan.

“Kami berhaarap, pembatasan Medsos ini segera diakhiri, kasihan kami yang mencari nafkah dari jualan online,” katanya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser