Jalan Licin, Mobil Truk Ini Terbalik

Asdhar
2 Min Read

Mobil truk bernomor polisi DD 9270 BZ terbalik di jalan poros trans Sulawesi tepatnya didepan SDN 233 Ussu Desa Ussu, Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, Selasa (20/05/14) sekitar pukul 04.00 wita. Sementara kecelakaan tunggal ini terjadi akibat menghindari dua mobil yang sedang kejar mengejar dari arah yang berlawan.

Informasi yang dihimpun, mobil truk ini berasal dari Makassar dan telah membawa barang salah satu tokoh yang ada di Kecamatan Malili. Tiba-tiba kecelakaan tunggal ini terjadi akibat menghindari dua mobil yang sedang kejar mengejar dari arah berlawanan sehingga mobil truk yang dikemudikan oleh Irwan tergelincir dan terbalik.

“Kendaraan saya ini padahal tidak terlalu cepat karena tempat tujuan kami sudah tidak terlalu jauh dari lokasi kecelakaan ini namun karena saya hanya menghindari tabrakan dengan kendaraan dari arah yang berlawanan sehingga mobil langsung kami banting,” ungkap Irwan pengemudi truk ini.

Sementara itu, Kepala kesatuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Luwu Timur, AKP Abdul Rahman Saleh yang dikonfirmasi awak media, Selasa (20/05/14) membenarkan adanya kejadian kecelakaan tunggal ini. Menurutnya, kecelakaan ini terjadi disebabkan karena licinnya jalan karena hujan sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut tergelincir hingga terbalik. Namun kejadian ini tidak menelan korban jiwa.

“Kami sudah menangani kejadian ini sementara tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ungkap Saleh.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.