Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Mutu Konsumsi Pangan di Lutra 79,5
Metro

Mutu Konsumsi Pangan di Lutra 79,5

Asdhar
Asdhar
31 Juli 2015
Share
3 Min Read
SHARE

Target skor mutu konsumsi pangan pemerintah secara nasional sampai tahun 2019 adalah 92,5. Salah satu indikator penilaian skor adalah melalui survei Pola Pangan Harapan (PPH).

Nah, bagaimana di Kabupaten Luwu Utara? Ternyata untuk tahun 2014, skor PPH di Luwu Utara sudah mencapai angka 79,5. Skor tersebut dikategorikan tinggi karena skor itu lebih tinggi dari skor PPH secara nasional pada tahun 2009, yaitu 75,7.

Menurut Kepala Sub Bidang Pengembangan Konsumsi Pangan Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Wahidah Arafah, bahwa skor PPH di Luwu Utara sudah cukup tinggi.

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

Angka 79,5, kata Wahidah, adalah skor yang lumayan tinggi bila dibanding daerah lain. Bahkan katanya, ada di daerah lain yang belum mampu menyentuh skor di atas 60.

“79,5 adalah skor PPH yang cukup tinggi. Ini menandakan bahwa keragaman konsumsi pangan di sini sudah cukup baik. Dan itu artinya bahwa kesadaran masyarakat akan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) sudah lumayan tinggi juga,” ujar Wahidah dalam acara Apresiasi Pola Pangan Harapan yang digelar Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3), Kamis (30/7/15).

Wahidah menambahkan, untuk meingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola B2SA ini, dibutuhkan sosialisasi yang lebih intens lagi di masyarakat.
“Skor 79,5 jelas mengindikasikan bahwa kesadaran masyarakat akan urgensi pola B2SA sudah cukup tinggi.

Namun, tidak menutup kemungkinan di tahun-tahun mendatang skor PPH akan mengalami yang namanya fluktuasi. Olehnya itu, untuk mengantisipasi agar skor tetap terjaga dan bisa meningkat, dibutuhkan sosialisasi secara berkesinambungan,” ujar Wahidah.

Sebelumnya, Kepala BKP3, Marthina Simon, dalam sambutan pembukanya menghimbau kepada PPL yang ditugaskan melakukan survei PPH di lapangan agar bersungguh-sungguh dalam bekerja.

“Tidak mudah memang, dibutuhkan fisik yang prima, serta energi ekstra karena kita menghadapi banyak karakter masyarakat di lapangan. 10 KK yang menjadi sampel di tiap-tiap desa sudah merupakan tantangan tersendiri bagi PPL. Jadi, silahkan PPL berimprove di lapangan dengan tetap mengacu pada petunjuk teknis yang ada,” imbau Marthina.

Dari 12 kecamatan yang ada di Lutra, sebanyak sembilan kecamatan yang dijadikan sampel. Dari tiap kecamatan dipilih beberapa desa yang dijadikan sampel berikutnya.

Semua desa yang dijadikan sampel di mana masing-masing desa dipilih 10 KK akan dikunjungi langsung para petugas, di mana petugas yang akan melakukan survei PPH adalah para PPL di wilayah binaannya masing-masing.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026
KTP Hilang Bisa Didenda, Disdukcapil Luwu Utara Mulai Sosialisasi
Luwu Timur Dapat Penghargaan di Ajang HUT Damkar dan Satpol PP Sulsel
Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah
Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Tiga Balon Ikuti Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Di Makassar
Next Article Dua PNS Di Lutim Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp350 Juta
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Jaksa Beri Edukasi Hukum Kepada Pelajar, Bahaya Narkoba hingga Judi Online Jadi Sorotan

7 April 2026
Metro

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

14 Maret 2026
Ekonomi

Angka Kemiskinan Terus Turun, Lutra Siapkan Strategi Baru Berdayakan 500 KK pada 2026

14 Maret 2026
Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?