JK Dijadwalkan Hadiri Peringatan Hari Jadi Luwu di Masamba

1 Min Read

Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Jadi Luwu ke 747 dan Hari perlawanan Rakyat Luwu ke 69 yang setiap tahunnya diperingati setiap tanggal 23 Januari. Untuk pelaksanaan di tahun 2015 mendatang, dijadwalkan akan dipusatkan di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengatakan selain menghadiri peringatan Hari Jadi Luwu tersebut, Wapres RI itu juga akan meninjau langsung lokasi pembangunan Bendungan Baliase di Kecamatan Masamba, dan meresmikan pembangunan.

Bendungan ini dibangun dengan menggunakan dana APBN tahun 2015 yang memakan anggaran mencapai Rp1,3 Triliun.

“Pembangunan Bendungan Baliase adalah perjuangan kita bersama, sebab sudah diwacanakan sejak tahun 1977 dan baru bisa diwujudkan tahun ini,” ujar Indah.

Peringatan Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu merupakan peringatan tahunan yang diperingati oleh pemerintah  dan masyarakat di empat daerah di Tana Luwu (Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo).

Untuk diketahui, peringatan Hari Jadi Luwu ditandai dengan awal kepemimpinan Sri Paduka Datu Luwu ke III, Simpurusiang tahun 1268 Masehi, dan Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu adalah memperingati perjuangan masyarakat Luwu mempertahankan Kemerdekaan RI dari belenggu penjajahan yang terjadi pada 23 Januari 1946.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.