Pemkot Palopo Gelar Kamp. SENJA untuk Wadah Kreativitas Anak Muda

Asdhar
2 Min Read
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palopo menggelar ajang Kampung Seniman Jalanan (Kamp. SENJA) di halaman belakang Kantor Walikota Palopo (Sumber: palopokota.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kembali menggelar Kampung Seniman Jalanan atau Kamp. SENJA di Halaman Belakang Kantor Wali Kota Palopo, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ruang bagi anak muda dan seniman lokal untuk menampilkan karya sekaligus beraktivitas di ruang publik.

Mewakili Penjabat Wali Kota Palopo, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Alam menyambut baik penyelenggaraan Kamp. SENJA. Ia menilai pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan capaian ekonomi, tetapi juga dengan keberadaan ruang publik dan kegiatan kebudayaan.

“Pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia Kota Palopo terus menunjukkan hasil yang baik. Namun, pembangunan tidak boleh berhenti pada angka-angka saja. Kita butuh ruang publik yang mampu melahirkan generasi yang percaya diri, kreatif, dan produktif,” ujar Syamsul Alam saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia juga mengajak anak muda dan seniman di Kota Palopo memanfaatkan panggung tersebut untuk mengekspresikan karya. Menurutnya, perkembangan teknologi digital juga dapat dimanfaatkan agar karya lokal memiliki jangkauan yang lebih luas.

“Pemerintah bertugas menyediakan ruang dan ekosistemnya, tetapi keberanian anak mudalah yang menentukan masa depan kreativitas di Palopo. Mari kita jaga bersama ruang publik ini agar seniman terus berkarya dan ekonomi kreatif warga juga makin berputar,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palopo, Emil Nugraha, mengatakan Kamp. SENJA tahun ini telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga sejak pertama kali diresmikan pada Februari 2024.

Kegiatan tahun ini mengusung tema “Merajut Karya dalam Denyut Kehidupan” dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah, sanggar seni, serta para pemerhati budaya lokal.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni. Di antaranya tari kreasi, pembacaan puisi, dan seni bertutur.

Melalui Kamp. SENJA, Pemkot Palopo berharap ruang tersebut dapat terus menjadi wadah bagi tumbuhnya bakat seni anak muda sekaligus memberi kesempatan bagi seniman lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Penyelenggaraan yang memasuki tahun ketiga menunjukkan Kamp. SENJA kembali dihadirkan sebagai bagian dari ruang aktivitas seni dan budaya di Kota Palopo.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser