Dilatih Bukan Sekadar Terampil, Warga Pince Pute Didorong Bangun Usaha

Asdhar
4 Min Read
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah rahim membuka pelatihan kesejahteraan sosial kampung sejahtera yang diselenggarakan oleh balai Besar pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial ( BBPPKS ) Makassar kerjasama dengan dinas sosial Kabupaten Luwu Utara di Kantor Desa Pince Pute, Kecamatan Malangke (Sumber: setda.luwuutarakab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Pelatihan bagi warga Desa Pince Pute, Kecamatan Malangke, Luwu Utara, diarahkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan. Pemerintah ingin kemampuan yang diperoleh peserta berkembang menjadi usaha yang memberi manfaat ekonomi bagi keluarga.

Gagasan tersebut mengemuka saat Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim membuka Pelatihan Kesejahteraan Sosial Kampung Sejahtera di Kantor Desa Pince Pute, Kamis (20/8/2026).

Pelatihan tersebut diselenggarakan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara.

Kepala BBPPKS Makassar Wiwit Widiansyah mengatakan program tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Ini merupakan janji kita, komitmen kita untuk menjadikan Desa Pince Pute sebagai desa atau kampung yang sejahtera,” ujar Wiwit.

Menurutnya, pelatihan bukan menjadi tahap akhir. Peserta juga memiliki kesempatan mengakses program lain setelah pelatihan, dengan syarat mulai merintis usaha.

Artinya, keterampilan yang diperoleh warga perlu dilanjutkan dengan kegiatan produktif agar manfaat program dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Keterampilan Perlu Berlanjut Menjadi Usaha

Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim mengatakan peningkatan kemampuan menjadi bagian penting dalam proses pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, program pemberdayaan tidak akan berjalan optimal jika masyarakat tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

“Hari ini kita akan dilatih. Kita tidak akan melakukan pemberdayaan kalau tidak ada peningkatan kemampuan, jadi harus ada ilmunya. Saya berharap ibu-ibu bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik dan serius serta mengambil ilmu dan manfaatnya,” kata Andi Abdullah Rahim.

Namun, Bupati menilai keterampilan saja belum cukup. Setelah memiliki kemampuan, warga juga perlu memiliki ruang untuk mengembangkan hasil keterampilan tersebut menjadi usaha.

Karena itu, pemerintah daerah ingin membangun jaringan yang dapat membantu warga memasarkan produk atau hasil usaha mereka.

“Bukan hanya pelatihannya, tetapi jaringannya juga harus kita buat. Nanti ibu-ibu ini akan menjual hasil dari usaha mereka, itu harus kita persiapkan juga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan tahapan yang berkelanjutan. Warga tidak hanya memperoleh pelatihan, tetapi juga perlu mendapat kesempatan untuk mengembangkan usaha dan menjangkau pasar.

Bagi pemerintah daerah, pendekatan tersebut sejalan dengan upaya menempatkan masyarakat sebagai pelaku pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus mendorong pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Artinya, masyarakat bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga harus diberikan ruang untuk berperan, berinisiatif, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depannya,” tutur Andi Abdullah Rahim.

Kampung Sejahtera Dibangun Lewat Kemandirian

Kolaborasi BBPPKS Makassar dan Dinas Sosial Luwu Utara melalui pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya membangun kemandirian masyarakat di tingkat desa.

Bagi warga Pince Pute, pelatihan membuka kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Namun, keberlanjutan program akan sangat bergantung pada kemampuan peserta menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan produktif.

Karena itu, rencana pengembangan usaha dan jaringan pemasaran menjadi bagian penting dari tahap berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap berbagai program Kementerian Sosial yang hadir di daerah dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, konsep Kampung Sejahtera tidak hanya berbicara tentang pelatihan. Program ini diarahkan untuk membuka ruang bagi masyarakat agar memiliki kemampuan, membangun usaha, dan mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser