Pelajar Luwu Timur Tembus Final OSN Nasional Bidang Kebumian

Asdhar
3 Min Read
Anindita Mahya Ardian dari SMA YPS Soroako menembus final OSN nasional bidang Kebumian setelah sebelumnya meraih Honorable Mention di Olimpiade Geografi dan Geosains ITB
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Nama Anindita Mahya Ardian semakin menonjol di tengah prestasi pelajar Luwu Timur pada kompetisi sains. Siswa SMA YPS Soroako itu kini bersiap tampil di final Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Kebumian setelah melewati rangkaian seleksi berjenjang.

Anindita akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada final OSN yang berlangsung pada 14–20 September 2026 di Malang, Jawa Timur.

Lolos ke tahap nasional bukan menjadi capaian pertama bagi Anindita. Sejak 2025, ia telah mencatat sejumlah prestasi dalam kompetisi yang berkaitan dengan kebumian, meteorologi, geografi, dan geosains.

Rekam jejak tersebut memperlihatkan konsistensi Anindita dalam mengembangkan kemampuan di bidang sains yang menjadi minatnya.

Dari Juara Kebumian hingga Raih Medali di ITB

Salah satu capaian penting Anindita datang melalui UI Science Olympiad (UISO) 2025. Dalam kompetisi sains tingkat nasional yang digelar Universitas Indonesia, ia meraih Juara 1 bidang Kebumian.

Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada ajang Meteorological Competition Event (MCE) 2025 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB). Anindita meraih Silver Medal dalam kompetisi meteorologi tersebut.

Pada tahun yang sama, Anindita juga berhasil menjadi semifinalis OSN tingkat nasional bidang Kebumian 2025.

Memasuki 2026, rekam prestasinya kembali bertambah. Anindita meraih penghargaan Honorable Mention pada Olimpiade Geografi dan Geosains ITB 2026 yang berlangsung pada 1–3 Juli di ITB, Jawa Barat.

Rangkaian prestasi itu menunjukkan pola yang konsisten. Anindita terus mengikuti kompetisi yang berkaitan dengan ilmu kebumian dan bidang sains yang beririsan dengannya.

Bagi pelajar, pengalaman mengikuti berbagai kompetisi tersebut bukan hanya soal medali atau penghargaan. Setiap ajang memberi kesempatan untuk menguji kemampuan, memperdalam materi, sekaligus mengenal standar persaingan di tingkat nasional.

Dari Semifinal OSN 2025 hingga Final 2026

Perjalanan Anindita menuju final OSN 2026 dimulai dari seleksi tingkat sekolah pada Januari–Februari 2026.

Ia kemudian melanjutkan perjuangan pada seleksi tingkat Kabupaten Luwu Timur pada 18–19 Juni. Setelah lolos, Anindita mengikuti seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada 27–29 Juli.

Tahapan tersebut berlanjut hingga semifinal pada 12 Agustus 2026. Setelah melewati rangkaian seleksi itu, Anindita memastikan tempat di final OSN bidang Kebumian.

Perjalanan tersebut memperlihatkan peningkatan capaian dari tahun sebelumnya. Pada OSN 2025, Anindita baru mencapai semifinal tingkat nasional. Setahun kemudian, ia berhasil melangkah lebih jauh hingga final.

Persiapan menuju setiap kompetisi juga membutuhkan proses yang panjang. Latihan, pendalaman materi, pembahasan soal, dan evaluasi menjadi bagian dari pembinaan yang dijalani Anindita.

Dukungan guru, sekolah, dan orang tua turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Lingkungan belajar yang mendukung memberi ruang bagi Anindita untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai kompetisi.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser