Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Konsistensi Vale Indonesia dalam Program Keberlanjutan dan Good Mining Practice
News

Konsistensi Vale Indonesia dalam Program Keberlanjutan dan Good Mining Practice

Asdhar
Asdhar
3 Juni 2022
Share
5 Min Read
SHARE

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk mendukung rencana perubahan status Kontrak Karya PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) menjadi Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Rencana ini akan memperkuat sinergi MIND ID dan PTVI dalam peningkatan nilai tambah komoditas nikel Indonesia di masa yang akan datang.

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan: “Saat ini MIND ID memegang kepemilikan saham pada PTVI sebesar 20%. MIND ID menuntaskan transaksi pembelian saham PTVI pada 7 Oktober 2020. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya MIND ID dalam rangka mengelola sumberdaya strategis Indonesia dan meningkatkan portolio serta hilirisasi komoditas nikel Perseroan.”

Pada kuartal 1 tahun 2022, PTVI mencatat kinerja yang positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar US$ 67,7 juta, tumbuh 100,77% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 33,7 juta. Pada kuartal 1 tahun 2022 PTVI mencatatkan pendapatan sebesar US$ 235,08 juta atau tumbuh 13,8% dibandingkan dengan kuartal 1 tahun 2021 yang senilai US$ 206,6 juta. Kinerja optimal PTVI turut berkontribusi kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Baca Juga

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy mengatakan: “PTVI terus berkomitmen melaksanakan tata kelola dan praktik operasional yang baik. Komitmen perusahaan terhadap environment, social dan governance (ESG) juga ditunjukkan dengan pemenuhan prinsip ICMM (International Council on Mining and Metals)”.

PTVI memiliki cadangan nikel yang cukup besar dan telah melakukan hilirisasi nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan. PTVI juga sedang menginisiasi proyek pengembangan hilirisasi nikel di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Komitmen keberlanjutan PTVI ditunjukkan dengan deklarasi Perusahaan terhadap komitmen untuk mencapai Net Zero Emission dari scope 1 dan scope 2 pada tahun 2050 atau lebih awal, selaras dengan ambisi Paris Agreement.

PTVI terus berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal sebagai bentuk nilai tambah keberadaan perusahaan untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional. Hingga saat ini PTVI sudah memperkerjakan 2.966 karyawan dengan presentase 86,6 persen merupakan dari Luwu Timur, dan sebanyak 99,7 persen karyawan yang bekerja di lingkungan perusahaan berasal dari Indonesia.

PTVI melaksanakan program-program pengembangan masyarakat dengan mengedepankan kemitraan 3 pilar yakni, Pemerintah, Masyarakat, dan Perusahaan. “Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) menggunakan 3 Skema yaitu Pembangunan Kawasan Pedesaan Mandiri (PKPM), Kemitraan Strategis & Kontribusi Strategis” tutur Febriany.

Program PKPM yang dikembangan perusahaan meliputi, penguatan 10 kawasan dengan target minimal 7 konsolidasi, 2 mandiri dan 1 berdaya saing, 10 Badan Kerjasama Antara Desa (BKAD), terciptanya 6 Bumdesma dan 4 Pusat Pertanian, fasilitas produksi pertanian, dibentuknya 2 desa wisata, serta dilakukannya konservasi pesisir laut.

PTVI bersama pemerintah daerah juga sepakat menunjang industri agro-bisnis dan pariwisata. Hal ini diperkuat dengan hibah Bandara Sorowako kepada pemerintah dengan tujuan untuk pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya pariwisata.

Di bidang lingkungan, PTVI secara aktif menjaga kualitas air danau di komplek Danau Malili yang berdekatan dengan areal tambang. Danau Komplek Malili terdiri dari tiga danau yang berada di Malili,

Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Tiga danau tersebut antara lain, Danau Matano, Mahalona, dan Danau Towuti.

PTVI juga melakukan reklamasi lahan bekas tambang secara progresif. Targetnya, 70 persen lahan akan direklamasi di tahun 2025. Perusahaan juga fokus pada penanaman pohon. Sebanyak 3,7 juta pohon telah ditanam, di antaranya endemik Ebony (Diospyros celebica), Dengen (Dillenia serata), Kaloju (Caralia braciata), Mata kucing (Hopea celebica) dan jenis unggulan lokal. Total Rehabilitasi PTVI seluas 10.280 hektare dengan rincian 10.000 hektare di luar daerah operasional dan 280 hektare di dalam daerah operasional.

PT Vale senantiasa sangat terbuka dalam melaksanakan setiap kegiatannya, hal itu dapat diakses melalui kanal informasi perseroan termasuk website dan media social, juga baru-baru ini perseroan telah merilis laporan keberlanjutan yang dipublikasi melalui website di laman berikut http://www.vale.com/indonesia/BH/sustainability/report-id/Pages/default.aspx

Juga sebelumnya perseroan mempublikasikan kontribusi selama 53 tahun
http://www.vale.com/indonesia/BH/sustainability/socioeconomic-contribution/Pages/default.aspx

Sejak beroperasi lebih dari 53 tahun, perseroan sangat berkomitmen menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan, seperti yang disampaikan Presiden Direktur PT Vale dalam kesempatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sekilas operasional Perusahaan dengan mengukur kinerja dari aspek 3P, yakni People, Planet and Profit.

Hal itu sejalan dengan misi perseroan, yakni mengubah sumber daya alam menjadi kemakmuran dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Revitalisasi Furnace 3 Sorowako Jadi Strategi Utama PT Vale di 2026
Ekspansi Besar PT Vale Dimulai, Tiga Blok Tambang Aktif Bersamaan
Produksi Turun, Laba PT Vale di Kuartal I 2026 Justru Naik 85 Persen
PT Vale Tingkatkan Layanan Puskesmas Bahomotefe Lewat Program Service Excellence
Harga Sulfur Meroket, PT Vale Tegaskan Proyek HPAL Tetap On Track
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article SRI Organik PT Vale, Harapan Baru Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan di Pomala
Next Article Berikan Motivasi Peserta O2SN dan FLS2N, Kepala Disdikbud : Tampilkan Dengan Penuh Percaya Diri
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Di HUT Sultra, PT Vale Perlihatkan Masa Depan Industri Nikel Berkelanjutan

26 April 2026
Ekonomi

Sindikasi 14 Bank Global Biayai Langkah Hijau PT Vale

23 April 2026
Metro

Ribuan Keluarga Tersentuh Program Gizi PT Vale di Kolaka

20 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?