Kontingen Luwu Timur Tutup Jamnas dengan Wisata Edukasi di Jakarta

Asdhar
2 Min Read
Bahagia penuh ceria setelah Kurang Lebih 10 hari mengikuti kegiatan Jambore nasional Pasukan Pramuka Luwu Timur akan kembali ke Bumi Batara guru. Setelah meninggalkan Buperta Cibubur menyempatkan singgah di Monumen Nasional dan Kota Tua Jakarta. (Sumber: IG/@kwarcabluwutimur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM – Kontingen Kwartir Cabang Luwu Timur memanfaatkan waktu usai mengikuti Jambore Nasional untuk belajar sejarah secara langsung di Jakarta. Para peserta mengunjungi Monumen Nasional dan kawasan Kota Tua sebelum kembali ke Luwu Timur.

Kunjungan tersebut memberi suasana berbeda setelah peserta mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan tingkat nasional. Mereka tidak hanya beristirahat, tetapi juga mengenal ikon sejarah dan perkembangan ibu kota.

Ketua Kwarcab Luwu Timur Ani Nurbani mengatakan kunjungan itu menjadi bagian dari pengalaman edukatif bagi peserta. Menurutnya, anak-anak perlu memperoleh ruang untuk menikmati suasana baru sekaligus memperluas wawasan.

“Setelah mengikuti seluruh rangkaian Jamnas, anak-anak tentu perlu menikmati suasana yang berbeda. Kami ingin kesempatan ini tidak hanya menjadi waktu untuk bersantai, tetapi juga memberi mereka pengalaman mengenal sejarah dan kehidupan di ibu kota,” kata Ani, Sabtu (22/8/2026).

Belajar Langsung dari Ikon Sejarah Jakarta

Di Monas, peserta melihat salah satu landmark penting yang menjadi simbol perjuangan dan perjalanan bangsa Indonesia. Kunjungan itu memberi kesempatan bagi mereka untuk mengenal tempat yang selama ini banyak dijumpai melalui buku, foto, atau pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Kota Tua Jakarta memperlihatkan bagian lain dari perjalanan sejarah ibu kota. Kawasan tersebut menjadi ruang belajar langsung bagi peserta untuk melihat jejak perkembangan Jakarta dari masa ke masa.

Ani menilai pengalaman di luar agenda utama Jamnas ini dapat memperkaya pemahaman peserta. Selain membawa nama Kwarcab Luwu Timur dalam kegiatan nasional, mereka juga pulang dengan cerita dan pengetahuan baru.

“Yang kami harapkan, mereka pulang tidak hanya membawa pengalaman dari kegiatan Jamnas, tetapi juga membawa cerita, pengetahuan dan wawasan baru yang bisa mereka bagikan kepada teman-temannya di Luwu Timur,” ujarnya.

Peserta tampak antusias sepanjang kunjungan. Mereka mengabadikan momen dan menikmati perjalanan bersama rekan-rekan dari Luwu Timur.

Bagi kontingen Luwu Timur, perjalanan ke Monas dan Kota Tua melengkapi pengalaman selama berada di Jakarta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat hadir di luar ruang kelas, termasuk melalui tempat-tempat yang menyimpan cerita sejarah bangsa.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser