Lantik 200 Pejabat, Husler : Ini Sudah Melalui Prosedur dan Aturan

1 Min Read

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, mengambil sumpah dan melantik 200 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Puncak Indah, Malili, Jumat (22/02/2019).

Para pejabat yang dilantik tersebut terdiri atas pejabat eselon III dan eselon IV yang dianggap memenuhi persyaratan dan kemampuan ditempat mereka yang baru.

”Pelantikan ini sudah melalui pertimbangan dan persiapan yang cukup panjang,” ungkap Bupati Luwu Timur saat menyampaikan sambutannya.

Menurutnya, pelantikan itu sudah melalui prosedur dan aturan yang ada, dan pertimbangan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (BAPERJAKAT).

Orang nomor satu di Luwu Timur itu juga mengaku jika mutasi dan promosi tersebut adalah kebutuhan organisasi, dan sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku, bukan atas tendensi apapun.

Husler juga menegaskan, jika seorang Aparatur Sipil Negara harus selalu siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh negara.

Husler yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Drs. H. Bahri Suli tersebut, meminta para pejabat yang baru dilantik itu untuk menyukseskan program kerjanya yang telah berjalan selama tiga tahun itu.

Usai dilantik, para pejabat baru itu juga menanda tangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen mereka untuk senantiasa menggunakan jabatan mereka untuk melayani masyarakat. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.