Banjir Belum Usai! Pemkab Lutra Tambah Masa Tanggap Darurat

Thalita
2 Min Read
Rapat Evaluasi dan Perpanjangan Status Tanggap Darurat yang dipimpin langsung Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Command Center Kantor Bupati Luwu Utara (Sumber: Humas IKP Lutra)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memperpanjang status tanggap darurat banjir selama 14 hari ke depan setelah menemukan sejumlah wilayah masih terendam dan membutuhkan penanganan lanjutan.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat evaluasi yang dipimpin Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Command Center Kantor Bupati, Senin (15/6/2026).

Sebelumnya, masa tanggap darurat dijadwalkan berakhir pada 16 Juni 2026.

Namun pemerintah daerah menilai kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih.

Sejumlah rumah warga masih terendam banjir.

Pemerintah juga terus menerima laporan mengenai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Hingga hari ini masih ada rumah warga yang terendam. Kami terus menerima laporan dari lapangan yang menunjukkan masyarakat masih membutuhkan perhatian dan penanganan serius,” kata Andi Rahim.

Tanggul Rusak Picu Dampak Luas

Bupati menjelaskan curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan tanggul di beberapa titik.

Kerusakan paling parah terjadi di Desa Polewali dan Desa Beringin Jaya.

Akibatnya, banjir meluas hingga berdampak pada puluhan desa di sejumlah kecamatan.

Pemerintah daerah kini fokus mempercepat penanganan wilayah terdampak sekaligus memperbaiki infrastruktur pengendali banjir yang rusak.

Menurut Andi Rahim, berbagai pihak telah membantu proses penanganan sejak awal bencana terjadi.

Dukungan datang dari BNPB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat.

Kolaborasi tersebut membantu percepatan distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak.

Petugas juga terus menyalurkan air bersih, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Penanganan Berlanjut Dua Pekan

Melalui perpanjangan status tanggap darurat, pemerintah daerah memastikan seluruh sumber daya tetap tersedia selama proses penanganan berlangsung.

Langkah tersebut juga memudahkan mobilisasi personel dan bantuan ke wilayah terdampak.

Pemerintah berharap masa perpanjangan selama 14 hari dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat dan lingkungan.

Selain itu, perbaikan tanggul yang rusak juga menjadi prioritas agar banjir tidak kembali meluas saat hujan turun.

Andi Rahim menegaskan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak tetap menjadi fokus utama selama masa tanggap darurat berlangsung.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser