Luwu Timur Jagokan Desa Maramba Ikut Lomba Desa Tingkat Provinsi

2 Min Read

Keberhasilan Desa Maramba, Kecamatan Wotu, menumbuhkan partisipasi warganya dalam tata kelola Pemerintahan dan pembanguna Desa, membuat Desa Maramba dipercaya untuk mewakili Kabupaten Luwu Timur pada Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulsel.

Senin, 23 Juli 2018, 10 orang tim penilai dari Provinsi Sulsel mengunjungi Desa Maramba untuk melakukan penilaian langsung. Tim penilai yang di pimpin oleh Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulsel, Sentot Irawan, di sambut antusias oleh warga dan perangkat Desa di halaman kantor Desa Maramba dengan kesenian kuda lumping dan pakaian adat Bugis, sebagai simbol beragamnya etnis yang mendiami Desa yang awalnya adalah daerah transmigrasi tersebut.

Menurut kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa, Halsen, Desa maramba ditunjuk sebagai Desa yang mewakili Luwu Timur pada Lomba Desa Tingkat Provinsi karena dianggap telah memenuhi kriteria sebagai Desa yang mampu mendorong kesadaran warganya untuk terlibat aktif dalam pembangunan Desa.

Tidak hanya dibidang pertanian dan Pemerintahan Desa, menurut Halsen, Desa Maramba berhasil menumbuhkan kesadaran warganya dalam hal kesehatan dengan tidak adanya lagi warga yang melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal tersebut dapat dicapai setelah digagasnya Arisan Jamban oleh Pemerintah Desa Maramba sehingga setiap kepala keluaga kini memiliki jamban sehat.

Bupati Luwu timur, HM. Thorig Husler yang juga hadir langsung memantau jalannya penilaian lomba Desa tingkat Provinsi Sulsel tersebut optimis jika Desa Maramba dapat mencuri perhatian tim penilai dan mendapat juara setelah melihat apa yang telah dicapai Desa Maramba pada lomba Desa tingkat Kabupaten Luwu Timur beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, Husler mengungkapkan jika Lomba desa bukanlah menjadi tujuan akhir. “Lomba Desa itu hanya cara kita untuk mewujudkan kemajuan di Desa. Bukan tujuan utama atau sekedar menjadi juara,” kata Husler.

Husler juga mengingatkan untuk menggunakan dana Desa secara efektif dan bertanggung jawab dan bersama-sama mengawasi penggunaannya.

Didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Sekertariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Dohri Ashari, Wakil Ketua TP-PKK Luwu Timur, Dr. Ani Nurbany, Kadis PMD, Halsen dan Kabag Humas, Alimuddin Bachtiar, Husler kemudian berkeliling memantau lokasi-lokasi yang menjadi titik penilaian oleh tim penilai lomba

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.