Tim Sukses Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden melakukan penandatangan deklasi pemilu damai. Penandatangan deklarasi ini dilakukan usai digelar apel pergeseran pasukan pengamanan pilpres dihalaman Mapolres Luwu Timur, Senin (7/7).
Selain tim sukses kedua pasangan calon, penandatanganan juga dilakukan Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma, Ketua DPRD, Sukman Sadike, Kajari Malili, Ida Komang Ardhana, Perwira Penghubung, Red Abner, Ketua PN Malili, Teguh Santoso, Ketua KPUD, Muhammad Nur dan anggota Panwaslu.
Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma mengajak agar seluruh pihak mensukseskan pemilihan ini. “beberapa pemilihan telah kita lewati, meski ada dinamika namun semuanya berjalan dengan damai. Mari kita jaga kondisi seperti ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Luwu Timur, AKBP Rio Indra Lesmana saat memimpin apel pergeseran pasukan mengatakan apel ini ditujukan untuk memantapkan kemampuan personil. Selain itu, untuk mengecek seluruh persiapan termasuk sarana dan prasarana pendukung agar seluruh kekuatan kamtibmas benar-benar dapat membantu tugas-tugas pengamanan pemilu sehingga berjalan lancar, aman, tertib dan lancar.
Ia juga mengingatkan agar para personil tidak meninggalkan TPS hingga kondisi benar-benar aman dan memastikan segala sesuatunya telah selesai. Selain itu, para petugas juga diwajibkan agar mengetahui data-data yang ada dimasing-masing TPS.
Namun yang utama, katanya lagi personil yang ditugaskan harus berada dilokasi TPS. Pengecekan personil akan dilakukan setiap saat. “jika personil tidak melaksanakan tugas sesuai yang diamanatkan, penting dipahami, ini masuk kategori pelanggaran berat bahkan bisa dikeluarkan,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 253 petugas Polres Luwu Timur dan 30 petugas dari Polda Sulsel serta personil TNI akan bertugas mengamankan 515 TPS yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur. (hr/hms)





