Luwu Utara Uji Coba Mix Aspal Buton dengan Pasir Sungai Masamba

Asdhar
3 Min Read
Bupati Lutra Andi Abdullah Rahim mendorong petani meningkatkan produktivitas sawah saat menghadiri syukuran panen di Sabbang. (Sumber: setda.luwuutarakab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mulai menguji campuran Aspal Buton dengan pasir Sungai Masamba sebagai material pembangunan jalan. Melalui uji coba ini, pemerintah ingin mencari komposisi yang tetap berkualitas sekaligus lebih efisien dari sisi biaya.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, meninjau langsung proses uji coba tersebut bersama tim teknis di lokasi pekerjaan.

Tim pelaksana menguji dua formulasi campuran. Formula pertama menggunakan pasir Sungai Masamba sebanyak 20 persen, sedangkan formula kedua memakai komposisi 25 persen.

Dua Komposisi Masih Dievaluasi

Saat ini tim masih mengevaluasi kedua formulasi tersebut. Evaluasi meliputi kualitas campuran, daya rekat aspal, serta ketahanan lapisan jalan setelah proses penghamparan.

“Sekarang kita masih uji coba dua komposisi, yaitu campuran pasir 20 persen dan 25 persen. Nanti kita lihat hasil evaluasinya, mana yang paling baik. Yang jelas, dari sisi biaya sudah jauh lebih efisien,” ujar Andi Abdullah Rahim.

Hasil pengujian itu akan menjadi dasar dalam menentukan formulasi yang paling sesuai untuk pekerjaan jalan berikutnya.

Meski evaluasi belum selesai, tim telah memperoleh satu kesimpulan awal.

Campuran Aspal Buton dengan pasir Sungai Masamba mampu memberikan efisiensi biaya dibandingkan formulasi yang selama ini digunakan.

Karena itu, pemerintah daerah melihat uji coba tersebut memiliki prospek untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih hemat tanpa mengabaikan aspek kualitas.

Manfaatkan Potensi Pasir Sungai Masamba

Pemkab Luwu Utara memilih pasir Sungai Masamba bukan tanpa alasan.

Pasir putih dari Sungai Masamba selama ini dikenal luas di kalangan pelaku konstruksi di Sulawesi Selatan karena memiliki kualitas yang baik sebagai material bangunan.

Karakteristik pasir tersebut juga dikenal memiliki kandungan lumpur yang rendah sehingga relatif bersih dan tidak memerlukan proses pencucian tambahan sebelum digunakan.

Melalui uji coba ini, pemerintah ingin mengetahui sejauh mana karakteristik tersebut mampu mendukung campuran Aspal Buton untuk menghasilkan lapisan jalan yang memenuhi standar teknis.

Andi Abdullah Rahim menegaskan pemerintah daerah tidak akan terburu-buru menerapkan formulasi tersebut sebelum hasil pengujian selesai.

“Kita tidak ingin hanya mengejar efisiensi. Kualitas jalan tetap menjadi prioritas. Karena itu, hasil evaluasi akan menjadi dasar sebelum campuran ini digunakan lebih luas,” tegasnya.

Kita tidak ingin hanya mengejar efisiensi. Kualitas jalan tetap menjadi prioritas. Karena itu, hasil evaluasi akan menjadi dasar sebelum campuran ini digunakan lebih luas,” tegasnya.

Menurutnya, setiap inovasi pembangunan infrastruktur harus tetap mengutamakan mutu konstruksi sekaligus memberikan manfaat terhadap efisiensi anggaran.

Karena itu, seluruh hasil uji laboratorium maupun evaluasi lapangan akan menjadi bahan pertimbangan sebelum campuran Aspal Buton dengan pasir Sungai Masamba diterapkan pada proyek jalan lainnya.

Jika hasil pengujian memenuhi standar yang diharapkan, pemanfaatan pasir Sungai Masamba berpotensi menjadi salah satu alternatif material lokal dalam mendukung pembangunan infrastruktur jalan di Luwu Utara.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser