Meski Diguyur Hujan, Kasat Lantas Ini Tetap Bagikan Takjil

Asdhar
1 Min Read

Meskipun hujan mengguyur pasar murah dan pembagian takjil namun bagi Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas Mapolres Luwu Timur, AKP Nazaruddin bukanlah menjadi penghalang.

Perwira tiga balok ini pun terlihat antusias membagikan takjilnya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bhayangkara yang ke 70 tahun.

Menurut Nazaruddin, selain HUT Bhayangkara, momen bulan suci ramadan juga dimanfaatkan untuk menggelar pasar murah.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan bank BRI Batara Guru Kanca Masamba,” ungkap Nazar disela – sela pembagian takjil gratis.

Pihak Lantas bersama dengan BRI telah menyiapkan sebanyak 150 paket dan 200 kantong takjil. “Satu paket sembako seharga Rp50 ribu dari harga Rp75 ribu,” ungkap Nazar.

Dirinya menjelaskan, proses pembelian paket pasar murah ini dengan cara membawa kartu ATM BRI. Satu paket tersebut berisikan, terigu, sirup, susu, minyak goreng, dan gula.

“Tidak usah membawa uang tunai, sistem pembayarannya berupa debit melalui kartu ATM.”

“Polisi bukan hanya berfungsi sebagai keamanan saja namun juga sebagai pelayanan dengan sarana bakti sosial seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.