Optimis Majukan Sektor Pertanian, Hulser Nahkodai Perhiptani Luwu Timur

2 Min Read

LUTIM – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Luwu Timur masa bakti 2019-2024 resmi dikukuhan. Pengukuhan Perhiptani dipimpin langsung Sekjen DPP Perhiptani, Lamhi Hutauruk MS. di Lapangan Wonorejo Kecamatan Mangkutana, Senin (23/12/2019).

Pengurus Perhiptani Kabupaten Luwu Timur di pimpin H. Muhammad Thoriq Husler yang juga Bupati Luwu Timur. Pengukuhan juga di saksikan Kadis Pertanian, Nurlang, Sekdis Pertanian, Camat Mangkutana, Sri Mulyani dan ribuan petani dari berbagai Kecamatan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Husler mengatakan, peran penyuluh pertanian sangat menentukan keberhasilan pembangunan pertanian. Menurutnya, penyuluh pertanian sebagai garda terdepan untuk meningkatkan kualitas petani.

“Lewat penyuluh pertanian, informasi dari balai pengkajian atau peneliti disampaikan penyuluh kepada petani. Hal ini berarti penyuluh telah melakukan transfer pengetahuan dan inovasi dibidang pertanian,” kata Husler.

Sebagai organisasi profesi, kata Husler, Perhiptani mempunyai peranan penting dalam melakukan perubahan serta inovasi di bidang pertanian. Ia optimis akan mengawal Perhiptani dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur.

“Kepada seluruh penyuluh pertanian, saya mengharapkan agar supaya aktif membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, serta meningkatkan wawasan, kreativitas, motivasi, profesionalisme dalam bekerja mendampingi masyarakat petani,” ajaknya.

Dalam acara pengukuhan itu, Husler juga menyerahkan secara simbolis satu unit motor dan satu unit laptop untuk perwakilan penyuluh pertanian. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.