Palopo dan Lutra Masuk Lokasi Pelatihan Vokasi Nasional

Thalita
2 Min Read
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli (Sumber: Biro Humas Kemnaker)

Palopo dan Luwu Utara masuk dalam daftar wilayah penyelenggara Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 yang disiapkan Kementerian Ketenagakerjaan.

Program ini membuka akses pelatihan kerja lebih dekat ke masyarakat agar peserta tidak terkendala jarak dan biaya menuju lokasi pelatihan.

Program tersebut menjadi bagian dari target Kemnaker menjangkau lebih banyak pencari kerja dan masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan kerja di berbagai daerah.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelaksanaan pelatihan tahun ini dirancang lebih merata dengan memanfaatkan jaringan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan, hingga Unit Pelaksana Teknis Daerah.

“Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 kami laksanakan di berbagai daerah agar akses pelatihan semakin merata. Pada Batch 2 ini, Kemnaker menargetkan sebanyak 30 ribu peserta,” ujar Yassierli dalam keterangannya, Jumat (29/05/2026).

Palopo dan Luwu Utara masuk dalam wilayah pembinaan BBPVP Makassar bersama sejumlah daerah lain di Sulawesi.

Target 30 Ribu Peserta di Berbagai Daerah

Kemnaker menargetkan sekitar 30 ribu peserta mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2.

Pelaksanaan program akan berlangsung melalui berbagai balai pelatihan yang tersebar di Indonesia.

Selain Palopo dan Luwu Utara, wilayah pembinaan BBPVP Makassar juga mencakup Pinrang, Takalar, Sinjai, Bone, Wajo, Pangkep, Parepare, hingga Kepulauan Selayar.

Pemerintah berharap pola pelatihan berbasis wilayah tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan kompetensi kerja.

Pelatihan Dibuat Lebih Dekat ke Masyarakat

Kemnaker menilai pendekatan berbasis wilayah penting agar masyarakat tidak harus bepergian jauh untuk mengikuti pelatihan.

Selain memperluas akses, pemerintah juga berharap program tersebut dapat mempercepat penyiapan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri.

Program vokasi menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin cepat.

Share This Article