Pansus LKPJ DPRD Lutim Kunker ke Mangkutana

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ) adalah bentuk pertanggungjawaban kepala daerah yang bersifat transparan, sehingga masyarakat diminta memberikan saran dan masukan agar menjadi perbaikan pemerintah.

Hal itu diungkapkan Koordinator Pansus LKPj H.M.Siddiq BM saat di kantor Camat Mangkutana dalam rangka Kunjungan Kerja (kunker) Monitoring dan Evaluasi dalam rangka pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018, Jumat (05/04/2019).

Hadir pula Ketua Pansus, Abdul Munir Razak, anggota pansus, Najamuddin, HM. Sarkawi A. Hamid, Camat Mangkutana, Sri Mulyani, Camat Tomoni, Umar Hasan Dalle, Camat Tomoni Timur, Nursan Oddang, Camat Kalaena, Alimuddin Bachtiar, Pemerintah Desa dan Tokoh masyarakat.

Koordinator Pansus, HM. Siddiq BM mengatakan, jumlah APBD sebesar 1,5 Triliun bukan hanya untuk kegiatan fisik saja, sejauh ini capaiannya baik-baik.

“Olehnya itu, kami ingin mendengar lebih banyak, saran dan masukan akan menjadi catatan DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah. Apakah benar baik-baik saja,” ujar Siddiq.

Ketua Pansus, Abdul Munir Razak, mengajak masyarakat untuk senantiasa berfikir positif. Pansus LKPJ terbentuk karena ingin memberikan pertimbangan dan catatan rekomendasi dalam rangka perbaikan pada tahun berikutnya.

“Mari kita berfikir positif, dalam rangka perbaikan kedepannya,” kata Munir.

Senada pula, kata Najamuddin, menurut UU Nomor 23 Tahun 2014, DPRD dan Pemerintah Kabupaten adalah unsur penyelenggara Pemerintahan. Sehingga menjadi baiknya Pemerintahan, DPRD ikut turut andil.

“Jadi apakah APBD 1,5 Triliun kemarin bisa memberikan kinerja lebih baik?, ini semata-mata untuk perbaikan pelayanan terhadap masyarakat,” jelas Najamuddin.

Menurut data Bapelitbangda untuk APBD TA. 2018 di Kecamatan Tomoni Timur, teralokasi 48 kegiatan fisik dengan anggaran terealisasi 7,4 Miliar atau 89 persen. Kecamatan Tomoni, teralokasi 42 kegiatan fisik dengan realisasi anggaran 9,3 Miliar atau 95 persen.

Kecamatan Kalaena, teralokasi 34 kegiatan fisik dengan realisasi anggaran 18,6 Miliar atau 97 persen. Kecamatan Mangkutana, teralokasi 31 kegiatan fisik terealisasi 16,7 Miliar atau 98 persen. (tom)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser