Pantau UNBK SMK, Bupati Husler : Semoga Semua Lulus

2 Min Read

LUTIM – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dimulai hari ini, Senin (16/03/2020). Dihari pertama ini, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler memantau langsung pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Luwu Timur, Puncak Indah, Malili.

Dalam pemantauan ini, Bupati ingin mengetahui dan memastikan apakah pelaksanaan ujian hari ini berjalan lancar.

Dalam pemantauan tersebut, ia melihat langsung ke ruangan tempat di mana pelaksanaan ujian dilakukan. Bupati juga berbicara dengan pihak sekolah terkait kelancaran UNBK di hari pertama ini.

Bupati berharap, peserta UNBK bisa lulus dengan nilai yang baik, sehingga meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Harapan kita semoga bisa lulus semua dan mendapatkan nilai yang memuaskan,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Raodah K yang ikut dalam pemantauan menjelaskan, ada sebanyak 502 siswa dari 4 SMK se – Luwu Timur yang melaksanakan UNBK hari ini.

Raodah menyatakan, UNBK untuk SMK akan berlangsung selama 4 hari kedepan. Seluruh kegiatan ujian akan berakhir pada Kamis (19/03/2020).

Sementara Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Luwu Timur, M. Izhar, dihari pertama pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Luwu Timur sebanyak 174 siswa, pelaksanaan UNBK hari pertama diawali mata pelajaran Bahasa Indonesia, waktu pengerjaan selama 120 menit dan dibagi menjadi tiga sesi, setiap sesi diikuti sekitar 60 siswa. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.