Pasar Menjadi Usulan Prioritas Kec. Wasuponda Saat Menggelar Musrenbang

2 Min Read

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPERLITBANGDA) Kab. Luwu Timur gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Wasuponda, bertempat di Aula Kantor Camat Wasuponda, Rabu (13/02/2019).

Camat Wasuponda, Joni Patabi, S.Sos menyampaikan, bahwa untuk Kec. Wasuponda pada tahun 2019 mendapatkan anggaran sebesar 25,2 M untuk pembangunan infrastruktur usulan prioritas masyarakat pada tahun 2018 lalu.

Pada Musrenbang tahun ini, untuk rencana kerja tahun 2020 Kec. Wasuponda mengusulkan 45 usulan prioritas yang diusulkan oleh 6 Desa se-Kec. Wasuponda dan dari 45 usulan tersebut usulan pembangunan pasar wasuponda menjadi usulan paling prioritas, ungkap Joni mengawali kegiatan Musrenbang.

Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam, SH mewakili anggota DPRD dapil III (Nuha, Towuti dan Wasuponda) dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk Desa Tabarano dan Kawata harus menjadi prioritas utama pembangunan di tahun 2020.

Asisten Pemerintahan, Drs. Dohri As’ari mewakili Bupati Luwu Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan musrenbang ini adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pembangunan yang partisipatif.

Dohri juga menekankan bahwa setiap usulan yang diusulkan harus terintegrasi dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur.

Hadir pada kegiatan ini, anggota DPRD Kab. Luwu Timur dapil III, Iwan Usman, Pieter K. Parrangan, H. Hendra Hatta dan Munir Razak, unsur Muspika Kec. Wasuponda, Kepala Desa se-Kec. Wasuponda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta perwakilan SKPD se-Kab. Luwu Timur. (ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.