Husler Minta Jalan Kelokasi Ngaben Balirejo Segera Dirampungkan

1 Min Read

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler menghadiri ritual adat Ngaben Umat Hindu di Desa Balirejo Kecamatan Angkona. Sebagai bentuk penghormatan, Husler dipercaya untuk mengawali prosesi kremasi menyalakan api suci untuk mengkremasi jenazah Nenek Wayan Kenyung (100).

Prosesi ritual ngaben ini berlangsung di tempat upacara Ngaben Desa Balirejo, Kamis (05/09/2019). Turut mendampingi Bupati, Camat Angkona, I Ketut Riawan Budiarta, Kabag Humas dan Protokol, Rizki Alamsyah.

Bupati menyampaikan turut berduka kepada seluruh keluarga Wayan Kenyung. Menurutnya, kematian itu pasti terjadi sebab sudah menjadi ketentuan bahwa setiap mahluk bernyawa akan merasakan kematian.

Terkait progres pembangunan tempat ritual Ngaben di Balirejo, Husler mengaku bersyukur bangunannya sudah bisa dimanfaatkan umat Hindu, hanya saja belum rampung secara keseluruhan terutama lantainya.

“Patut disyukuri, kita sudah bisa manfaatkan bangunan di lokasi ini untuk upacara ngaben. Kalau dulu kita masih pakai tenda, sekarang sudah tidak lagi. Secara bertahap kita akan rampungkan bangunannya,” kata Husler.

Ia juga menjanjikan akan segera merampungkan infrastruktur jalan aspal menuju lokasi tempat pelaksanaan upacara Ngaben. “Saya akan perintahkan Kadis PU untuk segera menyelesaikan jalan menuju ke tempat ini. Doakan saya untuk menyelesaikan seluruh agenda pembangunan yang direncanakan. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.