Pejabat Baru Dilantik, Bupati Luwu Langsung Pasang Target

A Haris
2 Min Read
Bupati Luwu, Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu di Ruang Pola Andi Kambo Kantor Bupati Luwu (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)

Bupati Luwu, Patahudding, langsung memberi sejumlah target kepada pejabat yang baru dilantik di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.

Target tersebut menyasar sektor strategis mulai dari perikanan, pariwisata, penegakan aturan, hingga pembenahan birokrasi.

Pesan itu disampaikan saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Ruang Pola Andi Kambo Kantor Bupati Luwu, Jumat (29/05/2026).

Bagi Patahudding, pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan. Ia meminta pejabat baru segera bekerja dan menunjukkan kinerja untuk mendukung program pembangunan daerah.

“Jabatan yang bapak emban saat ini bukanlah jabatan akhir dari perjuangan, melainkan awal perjuangan yang harus dihadapi untuk mendukung visi misi pembangunan daerah,” kata Patahudding.

Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Muhammad Arsyad sebagai Kepala BKPSDM, Mulianto Taro sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kasmal sebagai Kepala Dinas Perikanan, Andi Ibrahim Sikki sebagai Kepala Satpol PP, Amnur sebagai Camat Suli, dan Sahrun sebagai Camat Bajo Barat.

Patahudding memberi perhatian khusus pada sejumlah OPD strategis yang dipimpin pejabat baru.

Untuk sektor perikanan, Patahudding meminta program yang dijalankan mampu mendukung agenda kedaulatan pangan melalui program “Luwu Mappatuwo”.

Ia juga meminta sektor perikanan tidak hanya fokus pada produksi, tetapi ikut memperkuat ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diminta mengembangkan potensi wisata berbasis lokal.

Bupati berharap kolaborasi pariwisata dan agrowisata dapat memperluas aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.

Kelola Hampir 10 Ribu ASN

Patahudding juga memberi perhatian pada tata kelola birokrasi. Kepada BKPSDM, ia meminta penguatan sistem merit agar manajemen ASN lebih profesional dan adaptif.

Permintaan itu cukup penting karena Pemerintah Kabupaten Luwu saat ini mengelola sekitar 9.920 ASN yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

Untuk Satpol PP, Patahudding meminta penegakan aturan berjalan tegas tetapi tetap humanis.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi agar pelayanan publik berjalan lebih efektif.

“Mari kita bangun pemerintahan yang bersih, melayani, dan hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Share This Article