Warga di wilayah Luwu Raya kini bisa mendaftar Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 yang dibuka Kementerian Ketenagakerjaan hingga 9 Juni 2026.
Program ini menyediakan 24 pilihan kejuruan dan dirancang untuk meningkatkan keterampilan kerja sesuai kebutuhan industri.
Program tersebut menjadi peluang bagi pencari kerja, lulusan sekolah, maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelatihan vokasi dirancang untuk mempercepat kesiapan kerja masyarakat melalui pembelajaran berbasis praktik.
“Pelatihan vokasi ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk langsung siap kerja. Dengan waktu yang relatif singkat, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan,” kata Yassierli dalam keterangannya, Sabtu (30/05/2026).

Selain membuka akses lebih luas, pemerintah juga menargetkan sebanyak 30 ribu peserta mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2.
Tersedia 24 Pilihan Kejuruan
Pelatihan tahun ini menyediakan berbagai bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja.
Kejuruan yang tersedia meliputi teknologi informasi dan komunikasi, manufaktur, elektronika, las, listrik, otomotif, hingga konstruksi.
Selain itu, peserta juga dapat memilih bidang industri kreatif, fashion technology, bisnis dan manajemen, tata kecantikan, bahasa, pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, hingga pertambangan.
Program ini juga membuka pelatihan di sektor pelayanan sosial, agroindustri, teknologi pelatihan, dan produktivitas.
Peserta yang menyelesaikan program nantinya akan memperoleh Sertifikat Pelatihan serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Palopo dan Lutra Jadi Lokasi Pelatihan
Di wilayah Luwu Raya, pelaksanaan program masuk dalam cakupan wilayah pembinaan BBPVP Makassar.
Beberapa daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan di Sulawesi Selatan meliputi Palopo, Luwu Utara, Pinrang, Takalar, Sinjai, Bone, Pangkep, Wajo, Parepare, dan Kepulauan Selayar.
Pemerintah berharap pola pelatihan berbasis wilayah dapat membuat akses pembelajaran lebih dekat dengan masyarakat.
Masyarakat yang ingin mengikuti program dapat mendaftar melalui platform Skillhub Kemnaker dengan membuat akun, melengkapi biodata, dan mengikuti tahapan asesmen.
Pendaftaran dibuka hingga 9 Juni 2026. Ayo segera daftar di sini –> https://skillhub.kemnaker.go.id/

