Pemkab Lutim Matangkan Persiapan MTQ 2020

2 Min Read

LUTIM – Jelang gelaran Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Luwu Timur yang akan dilaksanakan di Kecamatan Towuti pada 20-25 Februari mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur bersama Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur menggelar pertemuan guna mematangkan persiapan.

Pertemuan tersebut bertempat di Kantor Camat Towuti, Selasa (28/01/2020), yang dipimpin langsung Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur, Dohri As’ari selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Pada kesempatan ini, Dohri mengatakan bahwa, MTQ tahun ini diperkirakan akan diikuti sekitar 600 orang dari 11 kecamatan, sehingga seluruh stakholder yang terlibat dapat bekerja maksimal dan memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan kegiatan ini.

“Mari kita diskusikan semua kebutuhan terkait pelaksanaan MTQ ini, termasuk kesiapan masjid-masjid yang akan digunakan,” kata Dohri.

Ia juga meminta agar panitia lokal menyiapkan akomodasi dengan melibatkan lima Kepala Desa guna menampung para kafilah di rumah-rumah penduduk.

Untuk meminimalisir kendala teknis dilapangan, Dohri meminta supaya dipersiapkan segala kebutuhan kegiatan serta setiap seksi dapat bertanggungjawab dengan tugas yang diberikan.

Sementara Kapolsek Towuti, AKP. Marthinus Wemben yang turut mendampingi rapat tersebut memberikan apresiasi dan siap bekerja sama untuk mensukseskan MTQ tersebut.

“Mohon disiapkan posko-posko untuk mempermudah garis koordinasi selama kegiatan berlangsung,” ungkap Martinus.

Turut hadir dalam rapat tersebut Camat Towuti, Alimuddin Nasir, perwakilan Kemenag Luwu Timur, Bagian Kesra, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, Kepala Sekolah SD dan SMP, serta 5 Desa yang akan menjadi tuan rumah. (rhj)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.