Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Dukcapil Lutim Gunakan Masker Layani Warga

1 Min Read

LUTIM – Salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur melakukan pelayanan menggunakan masker. Hal itu terlihat pada saat pelayanan di kantornya, Puncak Indah, Rabu (18/03/2020).

Sejumlah petugas pelayanan administrasi kependudukan terlihat menggunakan masker untuk melayani warga. Meski Luwu Timur belum terdapat kasus suspect covid-19, namun langkah pencegahan dan penyebaran virus ini sudah mulai dilakukan.

Selain menggunakan masker, Kepala Dinas Dukcapil, Oksen Bija juga terlihat menyemprotkan cairan pembersih tangan atau handsanitizer kepada para petugas termasuk menyemprotkan cairan pembersih ke tempat pengambilan nomor antrean.

Kadis Dukcapil Lutim, Oksen Bija mengatakan, sebagai intansi pelayanan publik yang terus bersentuhan dengan masyarakat, penggunaan masker bagi petugas layanan administrasi ini memang penting dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Dengan menggunakan masker, kami berharap ini bisa menangkal penyebaran virus corona,” harap Oksen. (rhj)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.