Menaker Dorong Peningkatan Keterampilan, Daerah Industri Seperti Lutim Perlu Bersiap

Asdhar
4 Min Read
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) 2026 di Jakarta (Sumber: Biro Humas Kemnaker)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Perkembangan industri yang semakin pesat menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Pesan itu kembali ditegaskan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di tengah perubahan teknologi dan dinamika ekonomi global.

Pernyataan tersebut menjadi relevan bagi Kabupaten Luwu Timur yang saat ini menjadi magnet investasi baru, terutama di sektor pertambangan dan industri hilirisasi. Di tengah masuknya berbagai investasi, kebutuhan tenaga kerja terampil akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026), Yassierli mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

“PR kita masih panjang. Tantangan yang kita hadapi tidak sederhana dan memerlukan kerja bersama dari seluruh pihak,” kata Yassierli.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu agenda penting pemerintah. Selain pendidikan formal, tenaga kerja juga perlu menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Keterampilan Jadi Kunci Hadapi Perubahan Industri

Yassierli menjelaskan bahwa perkembangan teknologi mendorong perubahan besar di dunia kerja. Karena itu, program pelatihan, reskilling, dan upskilling perlu terus diperluas agar tenaga kerja lebih adaptif terhadap perubahan.

Ia menilai keterampilan masa depan atau future skills akan menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Selain itu, Yassierli mendorong serikat pekerja mengambil peran lebih aktif dalam peningkatan kapasitas anggotanya. Menurutnya, penguatan kompetensi menjadi salah satu cara menjaga daya saing pekerja di tengah persaingan yang semakin ketat.

Pemerintah juga terus memperkuat sistem informasi pasar kerja, dan pengawasan norma ketenagakerjaan. Selain itu, perlindungan pekerja untuk menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat dan produktif.

Luwu Timur Siapkan SDM Hadapi Gelombang Investasi

Pesan Menaker tersebut sejalan dengan fokus Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Di kesempatan berbeda, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa peningkatan kompetensi masyarakat menjadi bagian penting dari visi pemerintahannya.

“Saat ini, kita menyaksikan besarnya arus investasi, terutama dari Negeri Jiran di kawasan industri kita. Visi kita adalah memastikan putra-putri daerah menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” tegas Irwan.

Menurut Irwan, kehadiran investasi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal. Karena itu, peningkatan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja menjadi langkah penting. Hal itu agar warga Luwu Timur mampu mengisi peluang kerja yang tercipta.

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai program peningkatan kapasitas mulai berjalan di Luwu Timur. Mulai dari pelatihan operator alat berat, sertifikasi kompetensi tenaga kerja, hingga program pendidikan dan pelatihan vokasi yang menyasar angkatan kerja lokal.

Langkah tersebut sangat penting karena kebutuhan industri saat ini tidak hanya mencari tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai standar yang berlaku.

Dengan semakin berkembangnya kawasan industri di Luwu Timur, kebutuhan terhadap tenaga kerja terampil akan terus meningkat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan investasi yang terjadi di daerah.

“Kita punya modal besar sebagai bangsa. Dengan gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah, tantangan yang ada bisa diselesaikan bersama,” ujar Yassierli.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser