Podsi Luwu Timur Juara Lomba Dayung Perahu Naga, Wabup Irwan : Selamat

1 Min Read

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam melepas peserta final lomba dayung Perahu Naga antara tim dayung Podsi Luwu Timur berhadapan dengan tim dayung Join Luwu Timur. Pertarungan kedua tim dayung ini akhirnya dimenangkan tim Podsi Luwu Timur.

Selain melepas laga final, Wabup Irwan juga menyaksikan perebutan tempat ketiga antara tim dayung Desa Wewangriu berhadapan dengan tim dayung Desa Harapan, dimana adu balap itu dimenangkan tim dayung Desa Wewangriu di Sungai Malili, Jumat (16/08/2019).

Usai menyaksikan kedua laga itu, Wakil Bupati juga langsung menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para jawara. Pada penyerahan hadiah itu Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, H. Budiman dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis.

“Selamat dan sukses atas kemenangan Podsi Luwu Timur. Tingkatkan terus prestasinya. Dan kepada tim lainnya, tetap latihan dan berusaha dikesempatan lainnya,” jelasnya.

Ditemui usai menyerahkan hadiah, Wabup Irwan mengatakan, kegiatan lomba dayung perahu naga ini guna memeriahkan HUT RI ke-74. Disamping memberi hiburan bagi masyarakat, juga dimaksudkan untuk meningkatkan pesona wisata Sungai Malili sebagai salah satu destinasi wisata.

“Kita berharap aktivitas kegiatan yang menunjang pariwisata aktif di lakukan di Sungai Malili sehingga semakin menarik untuk di kunjungi,” kunci Irwan. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.